Kalau kamu sering belajar bahasa Inggris, pasti sering nemuin kata-kata kayak and, but, because, atau although. Nah, kata-kata itu termasuk dalam kelompok yang namanya conjunction. Banyak orang yang tahu cara pakainya, tapi nggak semua paham benar apa sih pengertian conjunction, jenis-jenisnya, sampai gimana fungsi pentingnya di dalam kalimat. Yuk, kita bahas satu per satu dengan bahasa santai biar gampang dicerna!
Pengertian Conjunction
Oke, pertama-tama kita mulai dari pengertian conjunction dulu. Secara sederhana, conjunction adalah kata penghubung dalam bahasa Inggris yang berfungsi buat nyambungin dua kata, dua frasa, dua klausa, atau bahkan dua kalimat. Intinya, tanpa conjunction, kalimat bisa terasa kaku dan terputus-putus.
Kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia, conjunction itu sama aja kayak “kata penghubung”. Misalnya, dalam bahasa Indonesia kita sering pakai kata “dan”, “tetapi”, “karena”, atau “walaupun”. Nah, dalam bahasa Inggris fungsi itu diwakili oleh and, but, because, although, dan sebagainya.
Pengertian conjunction yang lebih luas bisa dijelasin gini: conjunction bukan cuma sekadar penghubung, tapi juga pembuat makna logis antarbagian kalimat. Tanpa conjunction, pembaca atau pendengar bakal kesulitan memahami hubungan antara ide satu dengan ide lainnya. Jadi, bisa dibilang conjunction itu kayak “lem” dalam kalimat. Dia bikin semua unsur bahasa nyatu dengan rapi.
Contohnya:
- I wanted to go out, but it was raining.
(Aku pengin keluar, tapi sedang hujan.)
Kata but di situ jadi penghubung antara dua ide yang berlawanan. Nah, di situlah peran penting conjunction muncul.
Jenis-Jenis Conjunction
Setelah tahu pengertian conjunction, sekarang kita bahas jenis-jenisnya. Secara umum, conjunction dibagi menjadi tiga kategori utama: coordinating conjunction, subordinating conjunction, dan correlative conjunction. Kita bahas satu-satu ya, biar makin paham.
- Coordinating Conjunction
Jenis ini paling umum dan sering banget dipakai. Coordinating conjunction berfungsi buat menghubungkan dua unsur yang “setara” atau punya posisi sama dalam kalimat. Bisa dua kata, dua frasa, atau dua klausa yang sama penting.
Kata-kata yang termasuk coordinating conjunction biasanya disingkat dengan akronim FANBOYS, yaitu:
- For
- And
- Nor
- But
- Or
- Yet
- So
Contoh penggunaan:
- I like coffee and tea.
(Aku suka kopi dan teh.) - She was tired, but she finished her homework.
(Dia capek, tapi tetap menyelesaikan PR-nya.) - You can go now, or you can stay here.
(Kamu bisa pergi sekarang, atau tetap di sini.)
Nah, dari contoh itu kelihatan banget ya, fungsi coordinating conjunction adalah nyambungin ide yang sederajat. Ini bikin kalimat jadi mengalir dan nggak monoton.
- Subordinating Conjunction
Kalau yang ini agak beda. Subordinating conjunction dipakai buat menghubungkan klausa utama (independent clause) dengan klausa pendukung (dependent clause). Jadi, salah satu bagiannya bergantung pada yang lain.
Contoh kata subordinating conjunction:
- because (karena)
- although (meskipun)
- when (ketika)
- if (jika)
- since (sejak/karena)
- while (sementara)
Contoh kalimatnya:
- I didn’t go out because it was raining.
(Aku nggak keluar karena sedang hujan.) - Although she was tired, she kept working.
(Meskipun dia capek, dia tetap bekerja.) - I’ll call you when I arrive.
(Aku bakal nelepon kamu ketika aku tiba.)
Jadi, di sini kamu bisa lihat bahwa klausa yang punya conjunction bergantung pada klausa utamanya. Kalau dipisah, kalimatnya bakal terasa gantung.
- Correlative Conjunction
Jenis terakhir yaitu correlative conjunction. Ini agak unik karena biasanya datang berpasangan. Mereka bekerja berdua untuk menghubungkan dua bagian kalimat yang punya hubungan seimbang.
Beberapa pasangan correlative conjunction yang umum:
- both … and (baik … maupun)
- either … or (entah … atau)
- neither … nor (tidak … maupun)
- not only … but also (tidak hanya … tetapi juga)
- whether … or (apakah … atau)
Contoh:
- Both my mom and my dad love gardening.
(Baik ibuku maupun ayahku suka berkebun.) - You can have either juice or soda.
(Kamu bisa pilih entah jus atau soda.) - Not only did he finish the project, but also he presented it perfectly.
(Tidak hanya dia menyelesaikan proyeknya, tetapi juga mempresentasikannya dengan sempurna.)
Jenis conjunction ini sering bikin kalimat terdengar lebih elegan dan bervariasi.
Fungsi Conjunction dalam Kalimat
Setelah tahu pengertian conjunction dan jenis-jenisnya, sekarang kita bahas fungsinya. Fungsi utama conjunction sebenarnya udah sedikit disinggung, tapi kita gali lebih dalam biar makin jelas.
- Menyatukan Ide
Fungsi paling dasar dari conjunction adalah menyatukan dua atau lebih ide menjadi satu kalimat yang utuh. Ini bikin tulisan atau percakapan kita lebih enak dibaca dan didengar. Tanpa conjunction, kalimat bakal terpisah-pisah kayak potongan puzzle yang belum disusun.
Contoh:
- She likes singing and dancing.
(Dia suka menyanyi dan menari.)
- Menunjukkan Hubungan Logis
Conjunction juga bantu menunjukkan hubungan antara ide-ide, misalnya hubungan sebab-akibat, pertentangan, atau waktu. Ini penting supaya pesan yang disampaikan nggak salah makna.
Contoh:
- He didn’t go to work because he was sick.
(Dia nggak pergi kerja karena sakit.)
- Memperhalus Transisi Antar Kalimat
Dalam tulisan yang panjang, conjunction bantu pembaca pindah dari satu ide ke ide berikutnya dengan mulus. Misalnya pakai however, therefore, atau meanwhile.
Contoh:
- She wanted to go out. However, it started to rain.
(Dia ingin keluar. Namun, hujan mulai turun.)
- Menyusun Kalimat Kompleks
Conjunction bikin kamu bisa gabungin beberapa klausa dalam satu kalimat kompleks. Ini penting banget buat gaya bahasa yang lebih ekspresif dan profesional, terutama dalam writing atau essay.
Contoh:
- I stayed at home although my friends went to the concert.
(Aku tetap di rumah meskipun teman-temanku pergi ke konser.)
Contoh Kalimat Conjunction Berdasarkan Jenisnya
Biar makin gampang, berikut contoh-contoh lain dari masing-masing jenis conjunction yang bisa kamu pakai dalam percakapan sehari-hari.
| Jenis | Conjunction | Contoh Kalimat |
| Coordinating | and | I bought apples and oranges. |
| Coordinating | but | He is young, but very smart. |
| Coordinating | so | It was late, so we went home. |
| Subordinating | because | She stayed inside because it was cold. |
| Subordinating | although | Although he’s busy, he still helps his friends. |
| Subordinating | if | We can go if it doesn’t rain. |
| Correlative | both…and | Both my cat and my dog love sleeping. |
| Correlative | either…or | You can either call me or text me. |
| Correlative | not only…but also | She’s not only beautiful but also kind. |
Nah, dengan daftar di atas, kamu bisa latihan bikin kalimat sendiri. Nggak harus sama persis, yang penting paham logika dan hubungannya.
Kesalahan Umum Saat Menggunakan Conjunction
Walaupun terlihat gampang, banyak juga loh orang yang masih salah pakai conjunction. Nih beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:
- Menggabungkan Kalimat Tanpa Koma
Kalau pakai coordinating conjunction untuk nyambungin dua kalimat lengkap, jangan lupa kasih koma di depannya.
❌ Salah: I wanted to sleep but I had homework.
✅ Benar: I wanted to sleep, but I had homework.
- Salah Pilih Jenis Conjunction
Kadang orang asal pilih conjunction tanpa lihat hubungan logisnya. Misalnya, pakai and padahal maksudnya bertentangan, yang seharusnya pakai but.
- Mengulang Subjek Tanpa Perlu
Kadang conjunction udah cukup menghubungkan dua predikat tanpa perlu ulang subjek.
❌ Salah: She likes to cook and she likes to bake.
✅ Benar: She likes to cook and bake.
Tips Menguasai Conjunction dengan Mudah
Biar makin lancar pakai conjunction, nih beberapa tips santai tapi ampuh:
- Baca dan dengar bahasa Inggris asli. Misalnya nonton film, dengar podcast, atau baca artikel. Perhatiin gimana native speaker pakai conjunction secara alami.
- Latihan bikin kalimat sendiri. Coba ubah kalimat pendek jadi kalimat kompleks dengan nambah conjunction.
- Pakai variasi. Jangan cuma pakai and atau but. Cobain juga yet, although, since, atau unless.
- Pelajari makna logisnya. Tiap conjunction punya “rasa” makna sendiri. Misalnya although (kontras), because (sebab), so (akibat).
- Gunakan tabel atau kartu kata. Catat contoh kalimat biar gampang diingat.
Pentingnya Memahami Pengertian Conjunction dalam Bahasa Inggris
Kalau kamu udah paham benar pengertian conjunction, kamu bakal sadar betapa pentingnya kata ini buat komunikasi. Baik dalam menulis maupun berbicara, conjunction bikin kalimat kamu lebih hidup, nyambung, dan profesional. Bahkan di ujian bahasa Inggris kayak TOEFL atau IELTS, pemakaian conjunction yang tepat bisa ningkatin skor writing dan speaking.
Selain itu, paham pengertian conjunction juga bantu kamu lebih cepat memahami teks bacaan. Karena banyak banget ide dalam paragraf panjang yang dihubungkan pakai conjunction. Kalau kamu tahu artinya, otomatis kamu bisa ngerti struktur dan maksud penulis.
Kesimpulan
Nah, sekarang kamu udah tahu segalanya tentang conjunction mulai dari pengertian conjunction, jenis-jenisnya, contohnya, sampai fungsinya dalam kalimat. Kesimpulannya, conjunction itu bukan cuma kata kecil yang sering lewat begitu aja, tapi elemen penting yang bikin kalimat terasa nyatu dan bermakna.
Singkatnya:
- Pengertian conjunction: kata penghubung antar unsur kalimat.
- Jenis conjunction: ada coordinating, subordinating, dan correlative.
- Fungsinya: buat menyatukan ide, menunjukkan hubungan logis, dan memperhalus transisi dalam kalimat.
- Contohnya: and, but, because, although, either…or, dan lain-lain.
Dengan latihan rutin dan pemahaman yang baik, kamu pasti bisa pakai conjunction dengan natural kayak penutur asli. Jadi, mulai sekarang, jangan cuma hafal katanya aja, tapi pahami juga fungsinya dalam konteks.
Baca artikel lainnya