Kalau kamu pernah belajar linguistik, pasti pernah dengar istilah morpheme atau morfem. Biasanya topik ini muncul saat ngomongin morfologi, yaitu studi yang membahas bentuk kata dan bagaimana kata bisa berubah karena imbuhan. Banyak orang masih bingung, jadi di artikel panjang ini kita bakal ngobrol santai tentang Pengertian Morpheme, jenis-jenisnya, dan contoh yang gampang dipahami sehari-hari.

Tujuan artikel ini simpel: biar kamu bisa ngerti Morpheme tanpa harus kerut kening. Kita bakal bahas pelan-pelan dan pakai bahasa non-formal.

Pengertian Morpheme Itu Apa, Sih?

Sebelum masuk ke detail, kita harus sepakat dulu soal Pengertian Morpheme. Secara sederhana, morpheme itu satuan terkecil dalam bahasa yang masih punya makna. Kalau sebuah bentuk udah nggak bisa dipecah lagi jadi bagian lain yang punya arti, nah itu morpheme.

Contohnya kata unfriendly:

  • un-
  • friend
  • -ly

Semua bagian itu punya makna sendiri. Jadi kalau dijumlahin ada 3 morpheme. Konsep ini penting supaya kamu paham bagaimana kata terbentuk.

Kalau kita ulangi lagi, Pengertian Morpheme adalah:
– bagian terkecil dari bahasa
– masih punya arti
– tidak bisa dibagi menjadi bentuk yang lebih kecil

Kadang morpheme berupa akar kata, kadang berupa imbuhan. Yang penting masih membawa makna tertentu. Jadi, sekali lagi Pengertian Morpheme itu bukan sekadar huruf atau suku kata, tapi bagian bermakna.

Kenapa Penting Tahu Pengertian Morpheme?

Sebelum lanjut, kamu mungkin bertanya: “Ngapain sih ribet bahas morpheme?”

Jawabannya simpel. Dengan paham Pengertian Morpheme, kamu bisa:

  • lebih gampang belajar bahasa Inggris dan bahasa lain
  • paham logika kenapa kata bisa berubah
  • makin pintar menebak makna kata baru
  • ngerti bedanya makna leksikal dan gramatikal

Bahkan saat kamu nulis atau terjemahin sesuatu, pengetahuan tentang Pengertian Morpheme bikin kamu lebih akurat. Makanya konsep ini lumayan penting dalam linguistik.

Jenis-Jenis Morpheme Secara Umum

Setelah ngerti Pengertian Morpheme, sekarang kita masuk ke jenis-jenisnya. Secara garis besar, morpheme dibagi jadi dua kelompok besar:

  1. Free Morpheme (morfem bebas)
  2. Bound Morpheme (morfem terikat)

Pembagian ini berdasarkan apakah morpheme bisa berdiri sendiri atau tidak.

  1. Free Morpheme (Morfem Bebas)

Free morpheme adalah morpheme yang bisa berdiri sendiri sebagai kata utuh. Jadi tanpa ditambah apa pun, bentuknya udah jadi kata yang lengkap.

Free morpheme sendiri dibagi lagi jadi dua:

  1. Lexical Morpheme
  2. Functional Morpheme
  1. Lexical Morpheme

Lexical morpheme adalah morpheme yang membawa makna kamus (makna leksikal). Kata-kata tipe ini bisa menerima imbuhan seperti un-, -ness, -ly, dan sebagainya.

Biasanya berupa:

  • noun (kata benda)
  • verb (kata kerja)
  • adjective (kata sifat)
  • adverb (kata keterangan)

Contoh:

  • curiosity
  • refresh
  • colorful
  • slowly

Semua bentuk itu bisa berdiri sendiri dan juga bisa ditambah morpheme lain. Dengan memahami Pengertian Morpheme, kamu bisa langsung melihat mana bagian inti dari sebuah kata.

  1. Functional Morpheme

Functional morpheme adalah kata-kata yang fungsi utamanya bukan membawa makna kamus, tapi makna gramatikal. Mereka tidak bisa menerima imbuhan.

Termasuk dalam kelompok ini:

  • preposition
  • pronoun
  • conjunction
  • interjection
  • article
  • demonstrative

Contoh:

  • Preposition: under, over, beyond
  • Pronoun: she, him, ours
  • Conjunction: because, although, nor
  • Interjection: oops!, yay!, uh-oh!
  • Article: the, an
  • Demonstrative: this, that, those

Dengan memahami Pengertian Morpheme, kamu bakal otomatis bisa membedakan mana morpheme yang bisa “ditambal” imbuhan dan mana yang tidak.

  1. Bound Morpheme (Morfem Terikat)

Bound morpheme adalah morpheme yang tidak bisa berdiri sendiri. Jadi supaya punya makna, dia harus menempel pada morpheme lain.

Bound morpheme dibagi jadi dua:

  1. Derivational Morpheme
  2. Inflectional Morpheme

Keduanya berperan berbeda. Dengan paham Pengertian Morpheme, kamu akan lebih mudah memisahkan fungsi keduanya.

  1. Derivational Morpheme (Morfem Derivasional)

Derivational morpheme adalah morpheme yang bisa mengubah:

  • kelas kata
  • atau makna kata

Derivational morpheme bisa berupa prefix maupun suffix.

Contoh:

  • joyjoyful (noun berubah jadi adjective)
  • mis- + leadmislead (makna berubah)
  • hopehopeless
  • pre- + viewpreview

Ketika memahami Pengertian Morpheme, kamu akan sadar bahwa imbuhan jenis ini punya efek “besar” karena mengubah sifat dasar kata.

  1. Inflectional Morpheme (Morfem Infleksional)

Kalau derivational mengubah kelas atau makna kata, inflectional morpheme hanya mengubah bentuk gramatikalnya saja tanpa mengubah makna utama.

Perubahannya bisa berupa:

  • plural (jamak)
  • tense (waktu)
  • comparative / superlative
  • possessive

Contoh:

  • catcats
  • playplayed
  • smallsmaller
  • teacherteacher’s

Dengan memahami Pengertian Morpheme, kamu bisa melihat bahwa inflectional itu sifatnya “halus”, hanya memodifikasi bentuk untuk kebutuhan tata bahasa.

Cara Mengidentifikasi Morpheme dalam Kata

Banyak orang bingung menentukan jumlah morpheme dalam sebuah kata. Setelah paham Pengertian Morpheme, kamu bisa pakai langkah-langkah ini:

  1. Cari apakah kata bisa dipecah menjadi bagian bermakna.
  2. Pisahkan prefix, root, dan suffix.
  3. Tentukan tiap bagian apakah punya fungsi makna jelas.
  4. Hitung morpheme-nya.

Contoh:

Kata: disagreement

  • dis-
  • agree
  • -ment

Ada 3 morpheme. Dengan pemikiran berbasis Morpheme, kamu bisa langsung melihat struktur internalnya.

Kata: running

  • run
  • -ing

Ada 2 morpheme.

Kata: laptop

Cuma 1 morpheme, karena lap dan top tidak membawa makna yang relevan kalau dipisah dalam konteks ini.

Perbedaan Morpheme dan Morph

Kalau kamu sudah paham Pengertian Morpheme, penting juga membedakan antara morpheme dan morph.

  • Morpheme = unit makna
  • Morph = bentuk konkret dari morpheme

Contohnya plural:

  • cats (-s)
  • boxes (-es)
  • children (bentuk tidak beraturan)

Semua itu adalah plural morpheme, tapi morph-nya berbeda.

Manfaat Memahami Morpheme dalam Belajar Bahasa Inggris

Dengan paham Morpheme, kamu akan lebih gampang saat:

  • menghafal vocabulary
  • memahami makna kata kompleks
  • menebak arti kata baru
  • menulis dalam grammar yang benar

Misalnya saat lihat kata internationally, kamu bisa memecahnya:

  • inter-
  • nation
  • -al
  • -ly

Begitu kamu mengerti Pengertian Morpheme, kamu bisa mengaitkan semua bagian itu ke makna utuhnya.

Contoh Analisis Morpheme dalam Kalimat

Kalimat contoh:

“The unexpected visitors were knocking loudly.”

Breakdown:

  • the → 1 morpheme
  • un-expected → 2 morphemes
  • visitors → 2 morphemes
  • were → 1 morpheme
  • knocking → 2 morphemes
  • loudly → 2 morphemes

Penggunaan contoh seperti ini akan sangat mudah dipahami kalau kamu sudah benar-benar mengerti Morpheme dari awal.

Pengertian Morpheme dalam Konteks Bahasa Indonesia

Walaupun artikel ini lebih fokus ke bahasa Inggris, Pengertian Morpheme juga berlaku untuk bahasa Indonesia.

Contoh:

  • berlari → ber- + lari
  • memasak → me- + masak
  • rumah-rumahan → rumah + -an

Ini membuktikan bahwa konsep Pengertian Morpheme itu universal, tidak tergantung bahasa apa yang dipakai.

Penutup

Itulah pembahasan panjang, santai, dan lengkap tentang Pengertian Morpheme beserta jenis-jenis dan contohnya. Semoga dari penjelasan ini kamu makin paham bagaimana kata terbentuk dan bagaimana morpheme bekerja.

Konsep seperti Morpheme mungkin kelihatannya kecil, tapi pengaruhnya besar banget buat pemahaman bahasa secara keseluruhan. Setelah kamu menguasai konsep ini, belajar vocabulary, grammar, dan bahkan membaca teks panjang akan terasa jauh lebih mudah.

Baca artikel lainnya

Past Future Perfect Continuous Tense: Pengertian, dan Contoh