Kalau kamu lagi belajar grammar bahasa Inggris, pasti pernah ketemu istilah Subjunctive. Nah, buat banyak orang, topik ini sering terasa ribet dan bikin pusing. Padahal kalau dipahami pelan-pelan, sebenarnya nggak seseram yang dibayangkan.
Singkatnya, Subjunctive adalah bentuk kata kerja yang dipakai untuk menyatakan hal yang tidak sesuai kenyataan, berupa harapan, keinginan, saran, permintaan, atau pengandaian. Jadi, yang dibicarakan bukan fakta yang benar-benar terjadi, tapi sesuatu yang diharapkan, dibayangkan, atau disesalkan.
Di artikel ini, kita bakal bahas Subjunctive secara lengkap tapi dengan gaya santai. Mulai dari pengertian, fungsi, rumus, sampai contoh kalimat dan narasi supaya kamu makin kebayang cara pakainya di kehidupan sehari-hari.
Apa Itu Subjunctive?
Dalam bahasa Inggris, kata kerja punya beberapa “mood” atau suasana. Salah satunya adalah Subjunctive. Mood ini dipakai bukan untuk menyatakan fakta, tapi untuk menyampaikan:
- Harapan
- Keinginan
- Saran
- Pengandaian
- Situasi yang bertentangan dengan kenyataan
Misalnya, ketika kamu bilang:
I wish I were richer.
Kalimat itu nggak berarti kamu kaya sekarang. Justru sebaliknya, kamu tidak kaya, tapi berharap seandainya keadaannya berbeda.
Dalam bahasa Inggris modern, Subjunctive paling sering muncul di klausa bawahan (dependent clause) dan biasanya dipicu oleh kata-kata tertentu seperti wish, if only, as if, as though, dan would rather.
Posisi Subjunctive dalam Verb Mood
Secara umum, kata kerja dalam bahasa Inggris punya tiga mood utama:
- Indicative → untuk fakta dan kejadian nyata
- Imperative → untuk perintah
- Subjunctive → untuk harapan, angan-angan, dan kondisi tidak nyata
Yang bikin Subjunctive unik adalah bentuk katanya sering “melawan kebiasaan”. Contohnya, meskipun subjeknya orang ketiga tunggal, kata kerjanya tidak pakai -s atau -es. Bahkan untuk kata kerja to be, semua subjek bisa pakai were.
Aturan Dasar Subjunctive
Sebelum masuk ke rumus lengkap, kamu perlu tahu aturan dasarnya dulu. Ini penting supaya kamu nggak bingung waktu melihat contoh.
- Subjunctive Present
Pada Subjunctive bentuk sekarang (present), kata kerja yang dipakai adalah bare infinitive, alias bentuk dasar tanpa tambahan apa pun.
Contoh perubahan kata kerja:
- reads → read
- goes → go
- works → work
- is / am / are → be
Walaupun subjeknya he, she, atau it, bentuk katanya tetap sama.
- Subjunctive Past
Untuk bentuk lampau, kata kerja sama seperti past tense biasa, kecuali untuk to be.
Aturannya:
- Semua subjek pakai were, bukan was
- Kata kerja lain tetap pakai Verb-2
Contoh:
- ate → ate
- walked → walked
- was → were
- Subjunctive Future
Bentuk ini sebenarnya jarang dipisahkan secara khusus, tapi sering muncul dalam kalimat harapan tentang masa depan. Biasanya memakai would atau could.
Fungsi Subjunctive dalam Kalimat
Penggunaannya cukup beragam. Berikut beberapa fungsi utamanya yang paling sering muncul.
- Menyatakan Harapan dan Keinginan
Biasanya muncul dengan kata:
- wish
- if only
Contoh:
I wish I had more time to rest.
Kalimat ini menunjukkan harapan yang tidak sesuai kenyataan sekarang.
- Menyatakan Pengandaian yang Bertolak Belakang dengan Fakta
Kata yang sering dipakai:
- as if
- as though
Contoh:
He talks as if he knew everything.
Padahal kenyataannya, dia tidak tahu segalanya.
- Menyatakan Preferensi atau Pilihan
Biasanya memakai:
- would rather
Contoh:
I would rather you stayed at home tonight.
Jenis-Jenis Subjunctive dan Rumusnya
Secara umum bisa dibagi menjadi tiga berdasarkan waktu: present, past, dan future. Kita bahas satu per satu ya.
- Present Subjunctive
Penggunaan
Dipakai untuk pengandaian atau harapan yang berkaitan dengan kondisi sekarang, tapi faktanya tidak sesuai dengan kenyataan.
Ciri penting:
- Kata kerja pakai Verb-2
- To be → were untuk semua subjek
Rumus Present Subjunctive
- Wish
S + wish + S + Verb-2 / were - As if / As though
S + V1 + as if / as though + S + Verb-2 / were - Would rather
S + would rather + S + Verb-2 / were - If only
If only + S + Verb-2 / were
Contoh Kalimat
- I wish I lived closer to my office.
- She behaves as if she were the boss here.
- We would rather you joined us tonight.
- If only he knew how much we cared.
- Past Subjunctive
Penggunaan
Dipakai untuk membicarakan penyesalan atau harapan di masa lalu yang tidak terjadi.
Ciri utama:
- Pakai had + Verb-3
- To be → been
Rumus Past Subjunctive
- Wish
S + wished + S + had + V3 / been - As if / As though
S + Verb-2 + as if / as though + had + V3 / been - Would rather
S + would rather + S + had + V3 / been - If only
If only + S + had + V3 / been
Contoh Kalimat
- She wished she had listened to her mother.
- He talked as though he had finished the task.
- I would rather you had told me the truth.
- If only they had arrived earlier.
- Future Subjunctive
Penggunaan
Digunakan untuk harapan yang berkaitan dengan masa depan. Biasanya melibatkan would atau could.
Rumus Future Subjunctive
Wish
S + wish + S + would / could + V1
Contoh Kalimat
- I wish you would be more patient.
- They wish their manager could understand them.
Contoh Narasi dengan Subjunctive
Supaya makin paham, sekarang kita lihat contoh cerita pendek yang mengandung beberapa kalimat Subjunctive.
Contoh Narasi
Dina was a university student who lived with her family. Unlike her friends who stayed in dorms, she felt her life was a bit restricted. Dina loved music and social gatherings, but her parents were very strict.
Her parents wished she could focus more on her studies and graduate with excellent grades. However, Dina often acted as if she were still in high school, wanting to hang out late at night.
If only she had managed her time better, she wouldn’t have argued so much with her parents. She wished she had understood their concerns earlier. Now, Dina hoped things would change and that her parents would trust her more in the future.
Kalimat Subjunctive dalam Narasi
- Her parents wished she could focus more on her studies. → Future
- She acted as if she were still in high school. → Present
- If only she had managed her time better. → Past
Kenapa Subjunctive Penting Dipelajari?
Walaupun jarang disadari, Subjunctive sering muncul dalam:
- Percakapan sehari-hari
- Film dan lagu berbahasa Inggris
- Artikel dan cerita
- Tes bahasa Inggris (TOEFL, IELTS, dll.)
Kalau kamu paham, kamu bakal:
- Lebih ngerti maksud pembicara
- Bisa mengekspresikan perasaan dengan lebih alami
- Nggak salah tafsir antara fakta dan harapan
Tips Mudah Menguasai Subjunctive
Biar nggak makin bingung, ini beberapa tips santai buat kamu:
- Fokus ke kata pemicu seperti wish, if only, as if, dan would rather
- Ingat satu aturan penting: to be → were
- Jangan terlalu mikir tense, pahami dulu maknanya
- Latihan bikin kalimat dari pengalaman pribadi
- Sering baca dan dengar contoh dalam konteks nyata
Penutup
Pada dasarnya, Subjunctive adalah alat untuk menyampaikan perasaan yang tidak bisa diwakili oleh kalimat biasa. Lewat Subjunctive, kamu bisa menyampaikan harapan, penyesalan, dan pengandaian dengan cara yang lebih tepat dalam bahasa Inggris.
Selama kamu paham fungsi dan pola dasarnya, Subjunctive bukan lagi materi menakutkan. Justru, ini bisa jadi senjata buat bikin bahasa Inggrismu terdengar lebih natural dan ekspresif.
Baca artikel lainnya