“Mengapa sih kita harus tahu apa itu adjective?” Nah, sebelum kita masuk ke hal-lain seperti jenis, contoh, dan fungsi, mari kita bahas dulu pengertian adjective. Jadi, pengertian adjective secara sederhana adalah: adjective atau kata sifat adalah kata yang digunakan untuk memperjelas, menggambarkan, atau membatasi sebuah noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) yang masih bersifat umum. Dengan kata lain, adjective membantu “menyempitkan” makna dari noun atau pronoun supaya kita jadi tahu persis siapa atau apa yang dibicarakan.

Ambil contoh sederhana: kata car (mobil) saja masih terlalu umum kita nggak tahu mobil yang mana. Tapi jika kita bilang black car maka kata “black” adalah adjective yang memberi kita gambaran bahwa mobilnya hitam. Kalau kita lanjut jadi fancy black car maka adjective “fancy” dan “black” menunjukkan bahwa mobil itu spesial: hitam, mewah. Kalau kita tambah lagi: the fancy black sports car, maka semakin spesifik mobil yang dimaksud. Ini semua menunjuk ke inti dari pengertian adjective yaitu: adjective menambah informasi sehingga noun/pronoun jadi lebih spesifik dan gambarannya semakin jelas.

Jadi, kalau kamu dengar orang bilang “Pengertian Adjective…” maka yang dimaksud adalah memahami bahwa dalam bahasa Inggris ada kelas kata yang namanya adjective (kata sifat) yang tugasnya bukan untuk noun saja, tapi untuk membantu memperjelas noun atau pronoun agar kita tahu persis siapa/apa yang sedang dibicarakan. Dalam artikel ini nanti kita akan bahas jenis-jenisnya, contoh-contohnya, dan juga fungsi utama adjective dalam kalimat.

Mengapa Kita Perlu Memahami Pengertian Adjective?

Sebelum kita lanjut ke jenis-jenis adjective, penting juga kita tahu mengapa memahami pengertian adjective itu penting. Berikut beberapa alasannya:

  1. Komunikasi yang lebih jelas. Jika kita hanya mengatakan “I saw a car” maka pendengar tidak tahu mobil yang mana. Tetapi jika kita memakai adjective seperti “I saw a red sports car”, maka kita memberi gambaran yang lebih jelas. Ini karena kita memahami pengertian adjective: bahwa adjective bisa memberi detail tambahan.
  2. Menulis lebih menarik. Dalam tulisan bahasa Inggris (atau saat belajar), penggunaan adjective yang tepat membuat tulisan jadi hidup, vivid, bukan datar. Memahami pengertian adjective membantu kita memilih kata sifat yang tepat.
  3. Memahami struktur kalimat. Ketika kita tahu bahwa adjective adalah kata yang mendampingi noun/pronoun, kita akan lebih mudah memahami urutan kata, posisi adjective dalam frasa, dan bagaimana adjective bekerja yang juga membantu dalam penerjemahan atau pembelajaran bahasa.
  4. Membedakan jenis-kata. Dalam grammar bahasa Inggris, kita punya noun, verb, adverb, adjective, dan lain-lain. Jika kita salah mengenali adjective, maka kita bisa salah menempatkan atau salah menggunakannya. Dengan memahami pengertian adjective, kita bisa lebih tepat dalam penggunaan.

Jadi, memahami pengertian adjective bukan cuma untuk “mengetahui definisi” saja, tapi juga untuk membantu kita menggunakan bahasa Inggris (atau memahami bahasa Inggris) dengan lebih baik.

Jenis-Jenis Adjective

Sekarang kita masuk ke bagian yang agak lebih “inti”: berbagai jenis adjective. Karena setelah tahu pengertian adjective, hal berikutnya adalah mengenali bahwa tidak semua kata sifat itu sama ada berbagai jenis, yang masing-masing punya fungsi atau karakteristik yang berbeda.

  1. Descriptive Adjective

Sesuai dengan namanya, descriptive adjective adalah kata sifat yang digunakan untuk menggambarkan atau menjelaskan keadaan dari noun atau pronoun. Jadi jenis ini memberi gambaran seperti ukuran, bentuk, warna, bau, rasa, kualitas, umur, dan lain-lain. Dengan memahami pengertian adjective, kita tahu bahwa jenis ini adalah salah satu cara utama adjective digunakan.

Beberapa contoh kategori descriptive adjective:

  • Karakter dan kualitas: kind, friendly, humble, arrogant, beautiful, ugly, brilliant, smart, bad, etc.
    Contoh: a friendly dog, a brilliant idea.
  • Ukuran (size): small, big, short, long, tall, huge, thin, thick, narrow, wide, near, far.
    Contoh: two large old abandoned houses.
  • Umur / usia dan suhu (age & temperature): young, old, ancient, modern, warm, hot, cold.
    Contoh: an old gold watch, a warm summer day.
  • Participle (-ing dan -ed bentuk): boring, bored, tiring, tired, confusing, confused, amazing, amazed.
    Contoh: an interesting story, a tired man.
  • Bentuk (shape): square, oval, round, triangle, circle.
    Contoh: a small round pink face.
  • Warna (colour): black, white, blue, green, crimson, purple, yellowish, reddish.
    Contoh: a handsome tall young smiling white man.

Contoh kalimat lengkap:

  • She has a beautiful new house.
  • They live in a modern high-rise building.
  • I read an interesting book last night.

Dalam semua contoh ini, adjective memperjelas noun (house, building, book) sehingga kita bisa membayangkan atau memvisualisasikannya sesuai dengan pengertian adjective tadi.

  1. Limiting Adjective

Jenis kedua adalah limiting adjective. Ini bukan adjective yang menggambarkan kualitas atau sifat, melainkan adjective yang membatasi atau menentukan cakupan noun atau pronoun. Dengan memahami pengertian adjective, kita tahu bahwa adjective bisa menyempitkan makna “kata benda umum” menjadi lebih spesifik dan limiting adjective adalah contoh khususnya.

Limiting adjective dibagi ke dalam beberapa kelompok: possessive adjective, demonstrative adjective, article adjective, exclamatory adjective, interrogative adjective, numeral adjective, adjective of indefinite quantity. Kita akan bahas satu-persatu.

  1. Possessive Adjective

Possessive adjective adalah adjective yang menunjukkan kepemilikan dan harus diikuti oleh noun. Contoh: my, your, our, their, his, her, its.
Contoh penggunaan:

  • My pleasure
  • Your shoes
  • Their cars
  • Her address
  • His overtime work
  • Its name

Di sini adjective (my, your, their…) membatasi noun sehingga pendengar tahu “miliki siapa” noun tersebut sesuai dengan pengertian adjective yang membatasi noun atau pronoun.

  1. Possessive Proper Adjective

Kelompok ini sedikit berbeda: di sini noun yang menunjukkan kepemilikan bertindak sebagai adjective-nya. Contohnya: the girl’s book, Tom’s car, the ladies’ team dan sebagainya di mana apostrophe (‘) atau apostrophe-s digunakan untuk menunjukkan kepemilikan. Ini juga bentuk adjective yang membatasi noun.

Contoh:

  • The girl’s book is on the table.
  • Thomas’s book atau Thomas’ book
  • The girls’ books are on the table.
  • The men’s books are on the table.
  1. Demonstrative Adjective

Demonstrative adjective adalah kata tunjuk yang digunakan sebelum noun untuk menunjukkan “ini” atau “itu”. Kata‐katanya: this, that, these, those.
Contoh:

  • This house is mine.
  • That car is hers.
  • These books are interesting.
  • Those people helped me yesterday.

Dengan memahami pengertian adjective, kita tahu bahwa “this” atau “those” di sini bukan berdiri sendiri sebagai noun, melainkan sebagai modifier/adjective yang membatasi noun agar jadi spesifik.

  1. Article Adjective

Article adjective adalah artikel yang diletakkan sebelum noun. Ada dua jenis utama: definite article (the) dan indefinite article (a/an).

  • Indefinite article (a/an): untuk noun tunggal yang masih umum/ belum spesifik. Contoh: a baseball is round, I saw a boy in the street. Aturan: “a” untuk kata yang dimulai dengan bunyi konsonan, “an” untuk kata yang dimulai dengan bunyi vokal. Contoh: a horse, an hour, an umbrella, a university (karena bunyinya “yu”), dll.
  • Definite article (the): digunakan ketika noun sudah jelas atau spesifik. Contoh: the man, the earth, the sentence contained adverbial clause. Ada aturan‐aturan khusus kapan “the” tidak digunakan, misalnya nama planet tunggal, kontinens, sekolah, hari libur, dll.

Dengan demikian, article‐adjective membatasi noun agar menjadi spesifik (the) atau menunjukkan bahwa noun tersebut masih umum (a/an) ini sejalan dengan pengertian adjective sebagai pembatas noun/pronoun.

  1. Exclamatory Adjective

Exclamatory adjective adalah adjective yang digunakan dalam kalimat berseru (exclamation) dengan pola: What + a/an + N/NP (S + V)! Contoh:

  • What a bright boy he is!
  • What a lucky girl she is!
  • What a nice day!
  • What a dreadful idea!

Dalam kalimat semacam ini, adjective tampil sebagai bagian dari ekspresi yang kuat dan berfungsi memberi kesan yang intens. Tentu ini konsisten dengan pengertian adjective: memberi detail tambahan terhadap noun.

  1. Interrogative Adjective

Interrogative adjective digunakan untuk membentuk pertanyaan dan melekat pada noun. Kata‐katanya: what + N, which + N, whose + N. Contoh:

  • What house is it?
  • Which book are you reading?
  • Whose house does he live in?

Kalimat di atas menunjukkan bahwa adjective “what”, “which”, “whose” membatasi noun (house, book) dalam pertanyaan bagian dari pengertian adjective yang membatasi noun/pronoun.

  1. Numeral Adjective

Numeral adjective adalah bilangan atau hitungan yang berfungsi sebagai adjective. Ada beberapa jenis:

  • Cardinal numbers: one, two, three, … Contoh: one year, two people.
  • Ordinal numbers: first, second, third, … Contoh: the first line, the fifth edition.
  • Multiplicative: single, double, triple, twofold, threefold. Contoh: single room, double star, twofold increase.
  • A pair, a dozen, … Contoh: a pair of sandals, two dozen roses.

Dalam semua contoh ini, jumlah atau urutan (“one”, “first”) membatasi noun jadi masih dalam koridor pengertian adjective.

  1. Adjective of Indefinite Quantity

Jenis yang terakhir ini adalah adjective yang menunjukkan jumlah tak jelas dari noun yang dibatasinya. Contohnya: many, much, some, few, a few, several, each, every, most, all, a number of, a large amount of, a great deal of. Contoh:

  • Many mistakes were made.
  • Much money was lost.
  • Some books are missing.
  • Few mountains are left untouched.
  • Most participants agree.
  • All participants passed.

Penggunaan with or without “of” tergantung apakah noun sudah spesifik atau belum (“many books” vs “many of the books on the shelf”). Ini pun sesuai dengan pengertian adjective: pembatas untuk noun/pronoun.

Contoh Penggunaan Adjective

Nah, setelah kita tahu pengertian adjective dan jenis-jenisnya, mari kita lihat beberapa contoh yang nyata supaya makin paham bagaimana adjective muncul dalam kalimat.

  • She adopted a small round pink puppy from the shelter.
    — Kata small, round, pink adalah descriptive adjectives yang menggambarkan puppy (noun).
  • They bought the large modern apartment overlooking the sea.
    the (article adjective) + large, modern (descriptive adjectives) membatasi apartment menjadi spesifik.
  • What a beautiful day today!
    beautiful adalah exclamatory adjective yang bikin kalimat berseru.
  • Which book are you reading?
    Which adalah interrogative adjective yang bertanya tentang book.
  • Our team won the match.
    Our adalah possessive adjective membatasi team.
  • He walked into a huge old abandoned factory at midnight.
    a (article), kemudian descriptive adjectives huge, old, abandoned membatasi factory.
  • Few people understood the complicated instructions.
    Few adalah adjective of indefinite quantity yang membatasi people.
  • The first chapter covers basic grammar.
    The (article) + first (ordinal numeral adjective) membatasi chapter.

Dari contoh-contoh ini bisa kita lihat bahwa adjective bisa muncul dalam berbagai posisi dan fungsi tapi intinya konsisten dengan pengertian adjective: memperjelas atau membatasi noun atau pronoun.

Fungsi Adjective

Mari kita bahas secara garis besar apa saja fungsi utama adjective dalam bahasa Inggris. Karena setelah kita memahami pengertian adjective dan mengenali jenis-jenisnya, kita perlu tahu juga kenapa dan bagaimana adjective digunakan dalam kalimat.

  1. Subjective complement (pelengkap subjek)
    Adjective bisa digunakan untuk menjelaskan subjek setelah linking verb (kata penghubung seperti “is”, “become”, “seem”). Contoh:

    • His idea is brilliant. → “brilliant” menjelaskan idea.
      Fungsi ini sesuai dengan pengertian adjective karena adjective memberi info lebih tentang subjek.
  2. Objective complement (pelengkap objek)
    Adjective bisa juga muncul setelah objek sebagai pelengkap objek, biasanya dengan verb tertentu. Contoh:

    • Let’s make it possible. → “possible” adalah adjective yang menjelaskan “it”.
      Ini juga bagian dari fungsi adjective memberi penjelasan tambahan.
  3. Modifier of noun phrase (penjelas frasa kata benda)
    Ini mungkin fungsi yang paling sering: adjective muncul sebelum noun (atau setelah dalam beberapa kasus) untuk memperjelas noun phrase. Contoh:

    • Full-scale economic war → “full-scale” dan “economic” adalah adjective yang menjelaskan war (noun).
      Karena itu fungsi adjective adalah untuk “modifying” noun phrase sesuai dengan pengertian adjective.
  4. Head of adjective phrase (inti frasa adjective)
    Kadang adjective bisa jadi inti dari sebuah phrase yang lebih besar misalnya: “completely new” → “new” adalah adjective utama, “completely” adalah adverb yang memodifikasi adjective. Fungsi di sini: adjective sebagai kepala (head) dari frasa adjective.
    Ini memperkuat bahwa adjective punya fungsi sintaksis yang penting, bukan hanya sekadar kata tambahan.
  5. Degrees of comparison (tingkatan perbandingan)
    Adjective juga memiliki fungsi untuk membandingkan lebih besar, lebih baik, paling cepat, dan sebagainya. Contoh:

    • This version is better than the previous one. → “better” adalah bentuk comparatif adjective.
      Dengan demikian, fungsi adjective mencakup kemampuan memperlihatkan perbandingan antar-noun/keadaan.

Jadi secara keseluruhan, fungsi adjective adalah untuk memperjelas subjek atau objek, membatasi noun phrase supaya spesifik, memberi detail tambahan, dan juga menunjukkan perbandingan apabila diperlukan.

Tips Praktis Menggunakan Adjective

Karena kita sudah memahami pengertian adjective, jenis-jenis, contoh dan fungsi, berikut beberapa tips supaya penggunaan adjective kita lebih tepat dan natural:

  • Urutan penggunaan adjective: Jika kamu memakai beberapa adjective sebelum noun (terutama descriptive ones), cobalah urutannya agar terdengar natural. Umumnya urutannya seperti: jumlah/angka → opini → ukuran → usia → bentuk → warna → asal → bahan → noun. Contoh: three beautiful large old round green Italian marble tables.
  • Hindari terlalu banyak adjective: Meskipun boleh, tetapi jika terlalu banyak bisa membuat kalimat jadi canggung atau berlebihan. Gunakan yang penting saja agar pesan tetap jelas.
  • Perhatikan article a/an vs the: Karena bagian dari limiting adjective, penggunaan artikel ini sering salah terutama untuk pemula. Ingat aturan bunyi vokal vs konsonan untuk a/an.
  • Pilih adjective yang sesuai konteks: Jangan pakai adjective yang artinya tidak cocok dengan noun atau situasi. Misalnya jangan bilang a heated cold coffee karena “heated” dan “cold” saling bertolak-belakang.
  • Latihan dengan variasi: Coba buat kalimat dengan berbagai jenis adjective possessive, demonstrative, numeral, indefinite quantity, descriptive agar pemahaman terhadap pengertian adjective jadi makin kuat.
  • Perhatikan posisi adjective: Umumnya adjective ditempatkan sebelum noun (a red car). Namun ada kasus adjective berada setelah noun, terutama dalam frasa tertentu atau setelah verb linking (“The car is red”).
  • Gunakan adjective untuk memperkaya tulisan atau berbicara: Ketika menulis esai, deskripsi perjalanan, review, atau sekadar bercerita, adjective akan membantu kamu untuk “menunjukkan” daripada hanya “memberitahu”. Ini sesuai dengan pengertian adjective yang menjelaskan atau menggambarkan noun/pronoun.

Ringkasan

Mari kita ringkas kembali poin-poin penting terkait pengertian adjective:

  • Pengertian adjective: kata sifat yang berfungsi untuk menjelaskan, menggambarkan atau membatasi noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) agar maknanya jadi lebih spesifik.
  • Jenis adjective:
    • Descriptive adjective (warna, ukuran, bentuk, sifat, usia, partisipan -ing/-ed)
    • Limiting adjective, yang terdiri dari: possessive, possessive proper, demonstrative, article, exclamatory, interrogative, numeral, indefinite quantity.
  • Contoh berbagai adjective dalam kalimat nyata untuk membuktikan pengertian adjective tersebut.
  • Fungsi adjective: sebagai pelengkap subjek (subjective complement), pelengkap objek (objective complement), modifier noun phrase, kepala frasa adjective, dan untuk degree of comparison.
  • Tips praktis: urutan adjective, hindari kelebihan, perhatikan article, latihan penggunaan adjective, pilih dengan tepat, perhatikan posisi adjective, dan gunakan untuk memperkaya komunikasi.

Penutup

Nah, itu dia pembahasan santai tentang pengertian adjective, jenis-jenisnya, contoh dan fungsi. Dengan memahami pengertian adjective, kamu telah membuka pintu untuk memakai kata sifat dengan lebih percaya diri dalam bahasa Inggris. Mulailah dari kalimat sederhana, tambahkan adjective yang relevan, dan rasakan bagaimana deskripsimu jadi lebih hidup dan spesifik.

Baca artikel lainnya

Pengertian Noun dan Contohnya dalam Bahasa Inggris