Kalau kamu sedang belajar grammar bahasa Inggris, ada satu materi yang hampir pasti bikin mikir dua kali, yaitu Pengertian Passive Voice. Materi ini sering dianggap ribet karena berkaitan dengan perubahan struktur kalimat, tenses, dan bentuk kata kerja. Padahal kalau dipahami pelan-pelan, konsepnya sebenarnya cukup sederhana.
Di artikel ini, kita bakal bahas Pengertian Passive Voice dari nol dengan bahasa santai, mulai dari konsep dasarnya, pola rumus di berbagai tenses, contoh kalimat yang gampang dipahami, sampai kapan sebaiknya kalimat pasif digunakan. Cocok buat kamu yang masih pemula atau yang mau memperdalam grammar bahasa Inggris.
Pengertian Passive Voice Secara Umum
Sebelum masuk ke rumus, kita bahas dulu Pengertian Passive Voice secara sederhana. Passive voice adalah bentuk kalimat di mana subjek tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi tersebut.
Artinya, fokus utama kalimat bukan lagi pada siapa yang melakukan perbuatan, tetapi pada apa yang dikenai perbuatan itu.
Contoh mudahnya:
- Kalimat aktif:
The manager approved the proposal. - Kalimat pasif:
The proposal was approved.
Di contoh pasif, yang ditekankan adalah proposal, bukan manager. Inilah inti dari Pengertian Passive Voice.
Hubungan Active Voice dan Passive Voice
Untuk benar-benar paham Passive Voice, kamu perlu tahu hubungannya dengan active voice. Keduanya saling berhubungan dan bisa saling diubah.
Perhatikan pola berikut:
- Subjek aktif → objek pasif
- Objek aktif → subjek pasif
Contoh:
- Active: Sarah writes the email.
- Passive: The email is written by Sarah.
Dalam banyak kasus, by Sarah bisa dihilangkan jika pelakunya tidak penting.
Kenapa Perlu Memahami Pengertian Passive Voice?
Ada beberapa alasan kenapa Passive Voice penting untuk dipelajari:
- Sering dipakai di ujian bahasa Inggris
- Umum digunakan dalam teks berita dan akademik
- Membantu variasi struktur kalimat
- Membuat tulisan terdengar lebih formal
- Fokus pada hasil, bukan pelaku
Tanpa memahami Passive Voice, kamu akan kesulitan membaca atau menulis teks formal.
Rumus Dasar Passive Voice
Setelah paham Pengertian Passive Voice, sekarang kita masuk ke rumus. Sebenarnya semua bentuk passive voice punya satu pola utama:
Subjek + be + verb 3 (past participle)
Yang berubah-ubah hanya bentuk be sesuai dengan tense yang digunakan.
Passive Voice dalam Present Tense
1. Simple Present Passive
Rumus:
S + am / is / are + V3
Contoh:
- Active: People speak English in many countries.
- Passive: English is spoken in many countries.
Rumus ini sering muncul saat membahas Passive Voice di tahap awal.
2. Present Continuous Passive
Rumus:
S + am / is / are + being + V3
Contoh:
- Active: The workers are repairing the road.
- Passive: The road is being repaired.
Di sinilah kata being mulai muncul, sesuai konsep Passive Voice dalam continuous tense.
3. Present Perfect Passive
Rumus:
S + has / have + been + V3
Contoh:
- Active: She has finished the assignment.
- Passive: The assignment has been finished.
Bentuk ini sering dipakai dalam laporan tertulis.
Passive Voice dalam Past Tense
4. Simple Past Passive
Rumus:
S + was / were + V3
Contoh:
- Active: They closed the store last night.
- Passive: The store was closed last night.
Ini adalah salah satu bentuk paling sering muncul dalam pembahasan Passive Voice.
5. Past Continuous Passive
Rumus:
S + was / were + being + V3
Contoh:
- Active: The police were questioning the suspect.
- Passive: The suspect was being questioned.
6. Past Perfect Passive
Rumus:
S + had + been + V3
Contoh:
- Active: Someone had stolen my wallet.
- Passive: My wallet had been stolen.
Passive Voice dalam Future Tense
7. Simple Future Passive
Rumus:
S + will + be + V3
Contoh:
- Active: The committee will announce the result.
- Passive: The result will be announced.
8. Future Perfect Passive
Rumus:
S + will + have + been + V3
Contoh:
- Active: They will have completed the project.
- Passive: The project will have been completed.
Pemahaman tenses ini sangat membantu memperkuat Passive Voice secara menyeluruh.
Passive Voice dengan Modal Verb
Modal verb seperti can, must, should, may juga bisa digunakan dalam bentuk pasif.
Rumus:
S + modal + be + V3
Contoh:
- The rules must be followed.
- The form can be filled online.
- The meeting should be postponed.
Penggunaan “By” dalam Passive Voice
Dalam praktiknya, Passive Voice tidak selalu mengharuskan penulisan pelaku.
Gunakan by + pelaku jika:
- Pelaku penting
- Pelaku belum jelas
- Ingin penekanan tambahan
Contoh:
- The song was written by a famous composer.
Namun, jika pelakunya tidak penting, lebih baik dihilangkan:
- The package was delivered this morning.
Kapan Passive Voice Digunakan?
Berikut beberapa kondisi umum penggunaan passive voice yang sesuai dengan Pengertian Passive Voice.
- Pelaku Tidak Diketahui
- My laptop was stolen.
- Pelaku Tidak Penting
- The report was submitted yesterday.
- Fokus ke Hasil
- A new policy was introduced.
- Bahasa Formal dan Ilmiah
- The data were collected from three sources.
Passive Voice dalam Tulisan Akademik
Dalam dunia akademik, Passive Voice sangat berkaitan dengan objektivitas. Penulis lebih fokus pada proses dan hasil dibanding pelaku.
Contoh:
- The experiment was conducted under controlled conditions.
- Several methods were applied in this study.
Passive Voice dengan “Get”
Selain be, passive voice juga bisa dibentuk dengan get. Bentuk ini lebih kasual dan sering dipakai dalam percakapan.
Contoh:
- He got fired last week.
- My phone got damaged.
- She got promoted recently.
Walau lebih santai, tetap sesuai dengan Pengertian Passive Voice.
Kata Kerja yang Tidak Bisa Dipasifkan
Tidak semua kata kerja bisa diubah menjadi passive voice meskipun terlihat punya objek. Ini penting dalam memahami Pengertian Passive Voice secara benar.
Contoh verb yang jarang dipasifkan:
- have
- own
- lack
- resemble
- contain
Kalimat yang terdengar janggal:
- She has a car. ❌
- A car is had by her. ❌
Kesalahan Umum dalam Passive Voice
Beberapa kesalahan yang sering muncul saat belajar Passive Voice:
- Salah bentuk verb
❌ The letter was send.
✅ The letter was sent. - Salah bentuk be
❌ The rules is followed.
✅ The rules are followed. - Terlalu sering pakai passive voice
Akibatnya tulisan jadi kaku.
Tips Memahami Pengertian Passive Voice dengan Mudah
Agar makin paham Passive Voice, coba terapkan tips berikut:
- Identifikasi objek di kalimat aktif
- Pastikan verb berbentuk V3
- Perhatikan singular dan plural
- Gunakan passive voice seperlunya
- Latihan ubah aktif ke pasif secara rutin
Contoh Paragraf Passive Voice
The new system was implemented last month. Several improvements have been made since then. All procedures are reviewed regularly to ensure efficiency.
Paragraf ini menunjukkan penerapan Pengertian Passive Voice dalam konteks profesional.
Kesimpulan
Pengertian Passive Voice adalah konsep penting dalam bahasa Inggris yang menekankan objek atau hasil suatu tindakan. Dengan memahami rumus, tenses, dan konteks penggunaannya, kamu bisa menulis dengan lebih rapi, formal, dan bervariasi.
Passive voice bukan untuk dihindari, tapi digunakan dengan bijak sesuai kebutuhan. Kalau sudah terbiasa, kamu akan merasa struktur ini sangat membantu, terutama dalam tulisan akademik, laporan, dan artikel formal.
Baca artikel lainnya