Kalau ngomongin grammar bahasa Inggris, banyak orang langsung mikir: ribet, pusing, dan nggak kepake. Padahal, ada beberapa materi grammar yang justru bikin kalimat kamu terdengar lebih natural, halus, dan “native-like”, apalagi kalau sering dipakai di writing atau speaking formal. Dua di antaranya adalah subjunctive dan preference.

Masalahnya, subjunctive dan preference ini jarang dibahas secara detail di sekolah. Alhasil, banyak yang sebenarnya sering pakai polanya, tapi nggak sadar kalau itu termasuk bagian dari grammar tertentu. Misalnya kalimat seperti “I suggest that he try again” atau “I’d rather stay at home”.

Di artikel ini, kita bakal bahas subjunctive dan preference secara lengkap tapi tetap santai. Mulai dari pengertian, fungsi, rumus, sampai contoh kalimat yang gampang dipahami dan bisa langsung kamu pakai sehari-hari. Jadi, baca sampai habis ya.

Apa Itu Subjunctive dan Preference?

Sebelum masuk ke rumus dan contoh, kita kenalan dulu dengan konsep dasarnya. Walaupun sering dianggap “susah”, sebenarnya subjunctive dan preference itu cukup logis kalau dipahami pelan-pelan.

  1. Pengertian Subjunctive

Subjunctive adalah bentuk atau pola kata kerja yang dipakai untuk menyatakan:

  • keinginan
  • saran
  • tuntutan
  • hal yang dianggap penting
  • kondisi yang tidak nyata atau bersifat khayalan

Yang bikin subjunctive unik adalah kata kerjanya tidak berubah, meskipun subjeknya orang ketiga tunggal (he, she, it). Contohnya:

She suggested that he work harder.

Secara normal harusnya “works”, tapi karena ini subjunctive, bentuknya tetap “work”.

Dalam bahasa Inggris modern, subjunctive memang lebih sering muncul di konteks formal, akademik, atau profesional. Tapi tetap penting dipahami supaya kamu nggak salah struktur saat nulis atau ngomong serius.

  1. Pengertian Preference

Preference adalah konsep grammar yang digunakan untuk menyatakan pilihan atau hal yang lebih disukai dibandingkan yang lain. Preference sering muncul saat kita:

  • membandingkan dua pilihan
  • menyatakan kesukaan pribadi
  • menyampaikan prioritas

Contoh sederhananya:

I would rather read a book than watch TV.

Kalimat seperti ini sering banget dipakai dalam percakapan sehari-hari. Itulah kenapa subjunctive dan preference sebenarnya dekat dengan kehidupan kita, cuma sering nggak disadari.

Kenapa Subjunctive dan Preference Itu Penting?

Beberapa alasan kenapa subjunctive dan preference penting:

  • bikin kalimat terdengar lebih sopan dan profesional
  • sering muncul di writing formal (essay, laporan, email kerja)
  • membantu mengekspresikan pendapat dan pilihan dengan lebih halus
  • meningkatkan kepercayaan diri saat speaking

Tanpa sadar, native speaker sering pakai memakainya didalam komunikasi sehari-hari, terutama saat memberi saran atau menyatakan pilihan.

Perbedaan Subjunctive dan Preference

Walaupun sering dibahas barengan, subjunctive dan preference punya fungsi yang berbeda.

Subjunctive

  • fokus pada mood atau nuansa kalimat
  • dipakai untuk hal yang belum tentu nyata
  • sering muncul setelah kata kerja seperti suggest, recommend, insist

Preference

  • fokus pada pilihan atau kesukaan
  • membandingkan dua hal atau lebih
  • sering pakai kata prefer, would rather, would prefer

Singkatnya, subjunctive dan preference sama-sama bagian dari grammar, tapi tujuan penggunaannya beda.

Fungsi Subjunctive dalam Kalimat

Subjunctive punya beberapa fungsi utama. Ini yang paling sering muncul dalam praktik:

  1. Memberi Saran atau Rekomendasi

Biasanya muncul setelah kata kerja seperti suggest, advise, recommend.

Contoh:

  • The coach suggested that the team practice more often.
  • I advise that she take a short break.
  1. Menyatakan Hal yang Penting atau Mendesak

Sering diawali dengan it is important / necessary / essential.

Contoh:

  • It is essential that everyone follow the rules.
  • It is important that he be informed immediately.
  1. Menggambarkan Situasi Tidak Nyata

Biasanya pakai pola if + subject + were.

Contoh:

  • If I were taller, I would play basketball.
  • If she were more confident, she would speak up.
  1. Mengungkapkan Harapan yang Sulit Terwujud

Pakai kata wish.

Contoh:

  • I wish I were better at public speaking.
  • They wish it were less complicated.

Semua contoh di atas adalah bentuk penggunaan subjunctive dan preference, khususnya bagian subjunctive.

Rumus Subjunctive yang Perlu Kamu Ingat

Biar makin kebayang, ini ringkasan rumus subjunctive yang sering dipakai:

Pola Dasar Subjunctive

Subject + verb (base form)
Tanpa -s, tanpa perubahan.

Setelah Kata Kerja Saran

Subject + suggest/recommend + that + subject + verb (base)

Contoh:

  • She recommended that he try a different approach.
  • They suggested that we arrive earlier.

Pola “It is + adjective”

It + is + adjective + that + subject + verb (base)

Contoh:

  • It is vital that she complete the task today.
  • It is necessary that everyone stay calm.

Fungsi Preference dalam Kalimat

Sekarang kita masuk ke bagian preference. Preference lebih sering dipakai di percakapan sehari-hari.

  1. Menyatakan Kesukaan Umum

Biasanya pakai prefer.

  1. Menyatakan Pilihan Spesifik

Biasanya pakai would rather.

  1. Menunjukkan Prioritas

Pakai would prefer.

Ketiga bentuk ini sering muncul saat kita membandingkan dua opsi.

Rumus Preference dan Contohnya

  1. Prefer

Subject + prefer + noun/verb-ing + to + noun/verb-ing

Contoh:

  • I prefer tea to soda.
  • She prefers studying alone to studying in groups.
  1. Would Rather

Subject + would rather + verb (base) + than + verb (base)

Contoh:

  • I’d rather cook at home than eat outside.
  • He would rather listen than talk.
  1. Would Prefer

Subject + would prefer + to + verb (base)

Contoh:

  • We would prefer to finish the discussion tomorrow.
  • She’d prefer to keep it private.

Semua pola ini termasuk bagian dari preference yang sering banget dipakai tanpa kita sadari.

Kesalahan Umum Saat Pakai Subjunctive dan Preference

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • menambahkan -s di subjunctive
  • salah pakai to setelah would rather
  • mencampur bentuk past dan present

Contoh salah:
She suggested that he goes home.
Contoh benar:
She suggested that he go home.

Tips Biar Gampang Menguasai Subjunctive dan Preference

Biar nggak cuma paham teori, coba tips ini:

  • perhatikan kalimat di film atau artikel bahasa Inggris
  • latihan bikin kalimat sendiri
  • fokus ke konteks, bukan hafalan
  • biasakan pakai saat nulis

Semakin sering dipakai, makin natural rasanya.

Penutup

Sekarang kamu sudah punya gambaran lengkap tentang subjunctive dan preference. Mulai dari pengertian, fungsi, rumus, sampai contoh kalimat yang lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Intinya, subjunctive dan preference bukan grammar “elit” yang cuma dipakai di buku tebal. Justru dua konsep ini sering muncul di percakapan, email, sampai writing profesional. Kalau kamu sudah paham dan terbiasa pakainya, bahasa Inggrismu bakal terdengar jauh lebih rapi dan dewasa.

Baca artikel lainnya

Masih Bingung Elliptical Sentence? Ini Penjelasan yang Bikin Grammar Inggris Nggak Terasa Ribet!