Kalau kamu baru belajar bahasa Inggris, pasti pernah diminta bikin kalimat tiga kata, kan? Misalnya “I like apples” atau “She eats rice.” Latihan ini bukan tanpa alasan, lho. Tujuannya supaya kita terbiasa menyusun kalimat dasar dalam bahasa Inggris. Nah, jenis kalimat sederhana seperti itu dikenal sebagai Simple Sentences.

Tapi jangan salah, Simple Sentences nggak selalu harus tiga kata aja. Bisa dua kata, empat, bahkan cuma satu kata pun bisa disebut kalimat sederhana asal memenuhi syarat tertentu. Jadi, yuk kita bahas lebih dalam apa itu Simple Sentences, gimana cara bikinnya, dan contoh-contohnya supaya kamu makin paham.

Apa Itu Simple Sentences?

Simple Sentences atau kalimat sederhana adalah kalimat yang cuma punya satu klausa utama (main clause). Artinya, kalimat ini berdiri sendiri dan udah punya makna lengkap tanpa perlu tambahan klausa lain.

Struktur dasarnya gampang banget, cuma butuh subject dan predicate. Predikat di sini bisa berupa kata kerja (verb) atau frasa verba (verb phrase). Kalau kamu tambahkan objek, jadinya makin lengkap. Pola umumnya seperti ini:

Subject + Verb + Object

Contohnya:

  • Budi cooked dinner. → Budi telah memasak makan malam.
  • Budi cooked. → Budi telah memasak.

Dua contoh itu udah termasuk Simple Sentences karena masing-masing cuma punya satu subjek dan satu predikat.

Menambahkan Detail ke Simple Sentences (Modifier)

Supaya kalimat nggak terlalu polos, kamu bisa menambah detail menggunakan modifier. Modifier ini bisa berupa kata sifat (adjective), kata keterangan (adverb), atau frasa preposisi (prepositional phrase). Tujuannya buat memberikan keterangan tambahan biar kalimat terdengar lebih menarik.

  1. Adjective (Kata Sifat)

Kata sifat berfungsi menjelaskan kata benda.
Contoh:

  • Budi cooked a delicious dinner.
    → Budi telah memasak makan malam yang lezat.
  1. Adverb (Kata Keterangan)

Adverb menambahkan informasi tentang bagaimana, kapan, atau di mana suatu tindakan terjadi.
Contoh:

  • Budi slowly cooked a delicious dinner.
    → Budi memasak makan malam yang lezat dengan perlahan.
  1. Prepositional Phrase (Frasa Preposisi)

Bagian ini menambahkan keterangan tambahan seperti waktu atau tempat.
Contoh:

  • Budi slowly cooked a delicious dinner after work.
    → Budi memasak makan malam yang lezat dengan perlahan setelah pulang kerja.

Jadi, Simple Sentences tetap bisa kaya makna walaupun cuma terdiri dari satu klausa. Tinggal tambahin sedikit detail, kalimatnya jadi lebih hidup.

Compound Subjects dalam Simple Sentences

Kadang, satu tindakan bisa dilakukan oleh lebih dari satu subjek. Nah, subjek yang digabung ini disebut compound subject. Penggabungannya bisa pakai coordinate conjunction (kata hubung seperti and, or) atau correlative conjunction (seperti both…and, neither…nor).

  1. Coordinate Conjunction

Contoh:

  • Budi, Ani, and Nina cooked dinner.
    → Budi, Ani, dan Nina memasak makan malam.
  • Budi or Ani cooked dinner.
    → Budi atau Ani memasak makan malam.
  1. Correlative Conjunction

Contoh:

  • Both Budi and Ani cooked dinner.
    → Baik Budi maupun Ani memasak makan malam.
  • Neither Budi nor Ani cooked dinner.
    → Baik Budi maupun Ani tidak memasak makan malam.

Meskipun subjeknya lebih dari satu, selama kalimat cuma punya satu klausa, dia tetap masuk kategori Simple Sentences.

Compound Verbs dan Compound Predicates

Selain subjeknya yang bisa digabung, predikatnya juga bisa. Dalam hal ini, kita menyebutnya compound verbs atau compound predicates. Artinya, ada lebih dari satu tindakan (verb) yang dilakukan oleh satu subjek yang sama.

Coba lihat contoh ini:

  • Ani went to the store.
    → Ani pergi ke toko.
  • Ani bought a new laptop.
    → Ani membeli laptop baru.

Kalimat ini bisa digabung menjadi:

  • Ani went to the store and bought a new laptop.
    → Ani pergi ke toko dan membeli laptop baru.

Kedua tindakan itu dilakukan oleh subjek yang sama, yaitu John. Karena subjeknya satu, maka ini masih tergolong Simple Sentence.

Syarat Subjek Sama

Hal penting yang perlu diingat: compound predicates cuma bisa digunakan kalau subjeknya sama. Kalau subjeknya berbeda, maka kalimatnya bukan lagi Simple Sentence. Yuk lihat contohnya.

Subjek Sama:

  • Budi cooked pasta.
    → Budi memasak pasta.
  • Budi washed the dishes.
    → Budi mencuci piring.

Gabung:

  • Budi cooked pasta and washed the dishes.
    → Budi memasak pasta dan mencuci piring.

Karena subjeknya tetap sama (Andika), ini termasuk Simple Sentence.

Subjek Berbeda:

  • Budi cooked pasta.
    → Budi memasak pasta.
  • He washed the dishes.
    → Dia mencuci piring.

Gabung:

  • Budi cooked pasta, and he washed the dishes.
    → Budi memasak pasta, dan dia mencuci piring.

Nah, karena di sini ada dua subjek (“Budi” dan “he”), maka ini bukan Simple Sentence. Kalimat seperti ini udah termasuk compound sentence karena punya dua klausa independen.

Jenis Compound Verbs dalam Simple Sentences

Secara umum, ada dua bentuk gabungan kata kerja yang sering dipakai dalam Simple Sentences:

  1. Compound Verbs/Simple Predicates
    Contohnya:

    • Lala cooked and ate pasta.
      → Lala memasak dan memakan pasta.
  2. Compound Predicates
    Contohnya:

    • Lala ate pasta and washed dishes.
      → Lala memakan pasta dan mencuci piring.

Kedua contoh ini masih tergolong Simple Sentences, karena tetap memiliki satu subjek saja, yaitu Jessie.

Bisa Nggak Simple Sentences Cuma Satu Kata?

Bisa banget! Dalam bahasa Inggris, kadang ada kalimat yang cuma satu kata tapi tetap bermakna lengkap karena subjeknya tersirat. Misalnya:

  • Stop! → Berhenti!
  • Go! → Pergi!
  • Run! → Lari!

Kalimat seperti ini sering disebut imperative sentences (kalimat perintah), tapi strukturnya masih dianggap Simple Sentences karena hanya terdiri dari satu tindakan (verb).

Kenapa Harus Belajar Simple Sentences?

Kalimat sederhana adalah dasar dari semua struktur bahasa Inggris. Sebelum bisa bikin kalimat kompleks atau paragraf panjang, kamu harus menguasai Simple Sentences dulu. Dengan memahami pola dasarnya, kamu bisa menyusun kalimat yang benar dan jelas.

Selain itu, Simple Sentences juga penting buat percakapan sehari-hari. Saat ngobrol, kita cenderung ngomong langsung dan nggak bertele-tele. Misalnya:

  • I’m hungry. → Aku lapar.
  • She’s tired. → Dia capek.
  • They play football. → Mereka bermain sepak bola.

Semua kalimat itu pendek, jelas, dan mudah dipahami itulah kekuatan Simple Sentences.

Tips Membuat Simple Sentences

Supaya makin lancar bikin Simple Sentences, kamu bisa ikuti beberapa tips ini:

  1. Gunakan subject dan verb yang jelas.
    Jangan lupa, dua elemen ini wajib ada. Contoh: He runs., She sings.
  2. Tambahkan objek kalau perlu.
    Misalnya: She reads books., He eats noodles.
  3. Gunakan modifier biar lebih menarik.
    Contoh: She reads interesting books every night.
  4. Jangan takut eksperimen.
    Coba gabung dua tindakan dengan satu subjek. Contoh: He plays guitar and sings.
  5. Latihan setiap hari.
    Coba tulis 5 Simple Sentences setiap pagi tentang aktivitas kamu. Misalnya:

    • I wake up early.
    • I drink coffee.
    • I check my phone.
    • I go to work.
    • I listen to music.

Dengan latihan sederhana ini, kemampuanmu dalam berpikir dan berbicara dalam bahasa Inggris bakal meningkat secara alami.

Kesimpulan

Dari penjelasan tadi, bisa disimpulkan bahwa Simple Sentences adalah kalimat yang punya satu klausa utama dan bisa berdiri sendiri. Meskipun bentuknya sederhana, kalimat ini bisa dikembangkan dengan tambahan modifier, compound subject, atau compound predicate selama tetap punya satu subjek utama.

Dengan menguasainya, kamu akan lebih mudah memahami struktur kalimat yang lebih kompleks seperti compound sentences dan complex sentences nantinya.

Jadi, jangan remehkan kalimat sederhana, ya! Mulai dari hal kecil seperti Simple Sentences, kamu bisa membangun kemampuan bahasa Inggris yang solid. Latihan terus, tulis setiap hari, dan nikmati prosesnya lama-lama kamu bakal lancar ngomong dan nulis bahasa Inggris tanpa mikir terlalu lama.

Baca artikel lainnya

Cara Asik Belajar Menuliskan Angka dalam Bahasa Inggris