Kalau kamu lagi belajar Bahasa Inggris dan mulai ketemu istilah grammar yang kelihatannya ribet, tenang kamu nggak sendirian. Salah satu materi yang sering bikin dahi berkerut adalah Elliptical Sentence.

Padahal kalau dipahami pelan-pelan, konsepnya sebenarnya cukup sederhana dan sering banget dipakai dalam percakapan sehari-hari. Tanpa sadar, native speaker hampir selalu menggunakannya supaya ngomongnya lebih singkat, efisien, dan nggak terdengar bertele-tele.

Di artikel ini, kita bakal bahas Elliptical Sentence dari nol dengan bahasa santai, contoh yang gampang dicerna, dan penjelasan yang nggak bikin pusing. Cocok buat kamu yang masih SMA, mahasiswa, atau siapa pun yang lagi ngulik grammar Inggris.

Pengertian Elliptical Sentence

Secara sederhana, Elliptical Sentence adalah jenis kalimat gabungan yang menghilangkan bagian kalimat tertentu karena bagian tersebut sudah bisa dipahami dari konteks sebelumnya.

Tujuannya satu: menghindari pengulangan kata atau frasa yang sama.

Biasanya, kalimat elipsis ini menggabungkan dua kalimat yang:

  • Memiliki subjek berbeda
  • Tapi punya predikat atau informasi utama yang sama

Daripada mengulang kalimat yang sama dua kali, kita cukup menyebutkan bagian pentingnya saja. Hasilnya? Kalimat jadi lebih ringkas dan terdengar natural.

Contoh sederhana:

I like coffee.
She likes coffee.

Daripada diulang, bisa disederhanakan jadi:

I like coffee and she does too.

Kenapa Elliptical Sentence Itu Penting?

Jawabannya karena materi ini sering muncul di banyak situasi, seperti:

  • Percakapan sehari-hari
  • Dialog film atau series
  • Soal ujian Bahasa Inggris
  • Writing (essay, email, atau story)
  • Speaking test

Beberapa manfaat utama menggunakannya:

  1. Kalimat jadi lebih hemat kata
  2. Terlihat lebih alami seperti native speaker
  3. Menghindari kesan berulang-ulang
  4. Mempermudah penyampaian ide

Kalau kamu ingin Bahasa Inggris terdengar lebih smooth, memahaminya itu wajib banget.

Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Belajar Elliptical Sentence

Sebelum masuk ke rumus, ada beberapa hal dasar yang sebaiknya sudah kamu kuasai:

  • Kalimat positif dan negatif
  • Auxiliary verb (do, does, did, will, can, dll)
  • Subject-verb agreement
  • Bentuk present, past, dan future

Kalau dasar ini sudah cukup aman, belajarmua bakal terasa jauh lebih gampang.

Jenis-Jenis Elliptical Sentence

Secara umum, dibagi menjadi tiga jenis utama:

  1. Kalimat gabungan setara positif
  2. Kalimat gabungan setara negatif
  3. Kalimat gabungan setara berlawanan
  1. Elliptical Sentence Positif

Jenis pertama adalah Elliptical Sentence yang digunakan untuk menyatakan kesamaan dalam bentuk positif. Biasanya memakai kata penghubung and, serta tambahan too atau pola so + auxiliary.

  1. Tanpa Auxiliary Verb

Digunakan saat kata kerja utamanya bukan auxiliary.

Pola umum:

  • Subject + verb + and + subject + do/does/did + too
  • Subject + verb + and + so + do/does/did + subject

Contoh:

Kalimat asli:

  • Rina studies English every night.
  • Tio studies English every night.

Elliptical Sentence:

  • Rina studies English every night and Tio does too.
  • Rina studies English every night and so does Tio.
  1. Menggunakan Auxiliary Verb

Kalau kata kerjanya sudah berbentuk auxiliary, kita tinggal mengulang auxiliary-nya saja.

Pola umum:

  • Subject + auxiliary + verb + and + subject + auxiliary + too
  • Subject + auxiliary + verb + and + so + auxiliary + subject

Contoh:

Kalimat asli:

  • I will join the meeting tomorrow.
  • She will join the meeting tomorrow.

Elliptical Sentence:

  • I will join the meeting tomorrow and she will too.
  • I will join the meeting tomorrow and so will she.
  1. Elliptical Sentence Negatif

Jenis kedua adalah Elliptical Sentence untuk kalimat negatif. Biasanya memakai kata either atau neither sebagai penanda kesamaan dalam bentuk negatif.

  1. Tanpa Auxiliary Verb

Kalau kata kerja utamanya bukan auxiliary, gunakan do/does/did + not.

Pola umum:

  • Subject + do/does/did not + verb + and + subject + do/does/did not + either
  • Subject + do/does/did not + verb + and + neither + do/does/did + subject

Contoh:

Kalimat asli:

  • Ardi doesn’t like spicy food.
  • Maya doesn’t like spicy food.

Elliptical Sentence:

  • Ardi doesn’t like spicy food and Maya doesn’t either.
  • Ardi doesn’t like spicy food and neither does Maya.
  1. Menggunakan Auxiliary Verb

Kalau sudah ada auxiliary, cukup ulang auxiliary-nya saja.

Pola umum:

  • Subject + auxiliary + not + verb + and + subject + auxiliary + not + either
  • Subject + auxiliary + not + verb + and + neither + auxiliary + subject

Contoh:

Kalimat asli:

  • I can’t stay up late tonight.
  • My sister can’t stay up late tonight.

Elliptical Sentence:

  • I can’t stay up late tonight and my sister can’t either.
  • I can’t stay up late tonight and neither can my sister.
  1. Elliptical Sentence Berlawanan

Jenis terakhir adalah Elliptical Sentence yang menyatakan kontras atau perlawanan. Biasanya menggunakan kata hubung but.

Di sini, dua subjek punya kondisi yang berlawanan meskipun konteksnya sama.

  1. Tanpa Auxiliary Verb

Pola umum:

  • Subject + verb + but + subject + do/does/did / do not / does not / did not

Contoh:

Kalimat asli:

  • I enjoy watching horror movies.
  • My brother doesn’t enjoy watching horror movies.

Elliptical Sentence:

  • I enjoy watching horror movies but my brother doesn’t.
  1. Menggunakan Auxiliary Verb

Pola umum:

  • Subject + auxiliary + verb + but + subject + auxiliary + not + verb
  • Subject + auxiliary + not + verb + but + subject + auxiliary + verb

Contoh:

Kalimat asli:

  • She has finished the project.
  • I haven’t finished the project.

Elliptical Sentence:

  • She has finished the project but I haven’t.

Kesalahan Umum Saat Menggunakannya

Walaupun terlihat gampang, banyak pelajar masih sering keliru saat memakainya. Beberapa kesalahan umum antara lain:

  1. Salah memilih auxiliary
  2. Lupa menyesuaikan tense
  3. Menggunakan too pada kalimat negatif
  4. Menggunakan either pada kalimat positif
  5. Salah posisi so dan neither

Makanya, latihan dan membaca contoh itu penting banget supaya kamu makin terbiasa.

Tips Biar Jago

Supaya kamu makin pede, coba tips berikut:

  • Perhatikan kalimat pertama (tense & auxiliary)
  • Tentukan apakah kalimatnya positif, negatif, atau berlawanan
  • Pilih penanda yang tepat: too, so, either, neither
  • Banyak latihan dari dialog film atau lagu
  • Coba buat versi singkat dari kalimat panjang

Semakin sering latihan, makin otomatis otak kamu mengenali polanya.

Penutup

Sekarang kamu sudah tahu bahwa Elliptical Sentence bukan sekadar materi grammar yang harus dihafal, tapi alat penting supaya Bahasa Inggris kamu terdengar lebih natural dan efisien.

Dengan memahami konsep, rumus, dan contoh penggunaannya, kamu bisa:

  • Menghindari pengulangan kalimat
  • Membuat percakapan lebih lancar
  • Menulis dengan gaya yang lebih profesional
  • Lebih percaya diri saat speaking

Yuk, terus latihan dan eksplorasi grammar Inggris dengan konsisten.

Baca artikel lainnya

Pentingnya Intonasi dan Penekanan Berbicara Bahasa Inggris agar Pronunciation Makin Mantap