Kalau kamu lagi belajar grammar Bahasa Inggris, pasti pernah dengar istilah comparison degree. Nah, di dalam comparison degree itu ada tiga jenis tingkat perbandingan: positive degree, comparative degree, dan superlative degree. Pada artikel ini kita bakal fokus ke satu jenis dulu, yaitu positive degree. Biar makin paham, kita bakal kupas tuntas mulai dari pengertian positive degree, rumus, fungsi, contoh kalimat, sampai contoh dialognya. Tenang aja, bahasanya dibuat santai supaya gampang dipahami.

Pengertian Positive Degree

Sebelum pergi jauh, kita perlu ngerti dulu pengertian positive degree yang paling dasar. Positive degree adalah bentuk perbandingan yang paling simpel dalam grammar Bahasa Inggris. Bedanya dengan comparative dan superlative, positive degree tidak menunjukkan siapa yang lebih atau paling. Di sini kita cuma membuat pernyataan yang netral, atau membandingkan dua hal yang tingkat kualitasnya sama.

Dengan kata lain, positive degree dipakai buat menggambarkan sesuatu secara apa adanya, atau membandingkan dua hal dengan tingkat yang setara. Biasanya, bentuk positive degree yang paling sering ditemui, yaitu pola “as … as”.

Contohnya:

  • Luna is as cheerful as her twin.
    Artinya, Luna ceria sama seperti kembarannya. Nggak ada penekanan siapa yang lebih ceria.

Dari contoh itu, kamu bisa melihat gambaran singkat tentang pengertian positive degree: perbandingan setara, tanpa ada lebih-lebih-an.

Rumus Positive Degree

Setelah ngerti pengertian positive degree, sekarang masuk ke bagian yang sama pentingnya, yaitu rumus-rumus yang biasa dipakai. Walaupun wujudnya macam-macam, fungsinya tetap sama–buat menyatakan kesetaraan atau menunjukkan keadaan apa adanya.

Berikut beberapa pola umum dalam positive degree:

  1. Rumus: S + to be + as + adjective + as + S

Ini bentuk classic yang pasti sudah sering kamu lihat. Pola “as … as” dipakai saat kita ingin menunjukkan dua hal yang setara dalam sifat tertentu.

Contoh:

  • The new smartphone is as light as the older model.
  • My jacket is as warm as yours.
  • This street is as quiet as the one near the park.

Intinya, kamu menyatakan bahwa dua hal itu selevel.

  1. Rumus: S + to be + not + as + adjective + as + S

Ini versi negatif dari rumus pertama. Rumus ini dipakai kalau dua hal tidak sama tingkat kualitasnya.

Contoh:

  • This coffee is not as bitter as the one we drank last week.
  • Rafi is not as tall as his cousin.
  • The movie wasn’t as funny as I expected.

Masuk kategori positive degree karena pola “as … as” tetap ada meski bentuknya negatif.

  1. Rumus: S + to be + no less + adjective + than + S

Pola positive degree yang satu ini memakai frasa “no less … than” yang secara makna menunjukkan kesetaraan juga. Walaupun ada kata no, artinya tetap positif.

Contoh:

  • The concert was no less exciting than the previous one.
  • This café is no less cozy than the new one downtown.
  • Her explanation was no less clear than the teacher’s.

Gaya kalimat ini terkesan lebih formal tapi tetap sering dipakai di tulisan resmi.

Fungsi Positive Degree

Setelah memahami pengertian positive degree, kamu juga perlu tahu kapan sebenarnya bentuk ini dipakai. Ada beberapa kondisi di mana positive degree cocok banget digunakan.

  1. Menyampaikan fakta apa adanya

Positive degree bisa dipakai tanpa niat membandingkan apa pun. Kita hanya ingin menyatakan sifat suatu benda, tempat, atau orang secara objektif.

Contoh:

  • The lake is calm.
  • Her voice is soft.
  • The sky looks bright today.

Tidak ada perbandingan, hanya deskripsi biasa.

  1. Membandingkan dua hal yang tingkatnya sama

Fungsi ini terkait langsung dengan pengertian positive degree yang berhubungan dengan kesetaraan kualitas. Kalau dua hal punya tingkat yang sama, pakai pola “as … as”.

Contoh:

  • Anton is as friendly as Bima.
  • This laptop is as powerful as the one I used before.
  • The cookies are as sweet as the cake.
  1. Menunjukkan dua hal yang tidak setara

Walaupun terasa kontradiktif, bentuk negatif “not as … as” tetap dianggap sebagai positive degree karena menggunakan pola yang sama.

Misalnya:

  • The soup is not as salty as yesterday’s.
  • My bag is not as heavy as yours.
  • The weather today is not as cold as last week.

Pola ini menunjukkan ketidaksamaan tingkat tapi tetap dalam kategori positive degree.

15 Contoh Kalimat Positive Degree

Semua contoh di bawah ini merupakan positive degree.

  1. The puppy looks adorable and tiny.
  2. The wind feels cool this evening.
  3. The mountains appear stunning in the morning light.
  4. The hall is as wide as the auditorium.
  5. This scooter is as fast as the upgraded version.
  6. The soup is as creamy as the homemade one.
  7. The fruits are fresh and sweet.
  8. The animation is as colorful as the original movie.
  9. My backpack is not as heavy as the travel bag.
  10. Dina is not as active as her older sister.
  11. Today’s air is not as humid as yesterday.
  12. The queue isn’t as long as during the holiday season.
  13. This student is no less brilliant than his classmate.
  14. The apartment is no less elegant than the luxury suites.
  15. The scenery is no less charming than the tourist island.

Contoh Dialog Positive Degree

Biar kamu makin kebayang penerapan positive degree di percakapan, berikut contoh dialognya.

Dialog Bahasa Inggris

Reno: Hey, Maya! Did you check our project scores already?
Maya: Yup, I did! Yours is amazing, Reno! You got one of the highest marks.
Reno: Seriously? That’s awesome. I worked hard on that project.
Maya: I can tell! Your explanation was super clear.
Reno: Thanks! I’ve been trying to improve my presentation skills lately.
Maya: And it shows. Your delivery was as smooth as a professional speaker.
Reno: Wow, I didn’t expect that.
Maya: Not only that, your report was also as neat as the teacher’s example.
Reno: I’ve been practicing organizing my ideas better.
Maya: Keep it up! You’re setting a great example in the class.
Reno: Thanks, Maya. Your support helps a lot!

Versi Bahasa Indonesia

Reno: Hei, Maya! Kamu udah lihat nilai proyek kita?
Maya: Udah dong! Punyamu keren banget, Ren! Kamu dapat salah satu nilai tertinggi.
Reno: Serius? Wah, senang banget. Aku memang ngerjainnya serius.
Maya: Kelihatan kok! Penjelasanmu jelas banget tadi.
Reno: Makasih! Aku lagi sering latihan presentasi.
Maya: Dan hasilnya nyata. Penyampaianmu selancar pembicara profesional.
Reno: Wih, aku nggak nyangka.
Maya: Laporanmu juga serapi contoh yang dikasih guru.
Reno: Aku lagi belajar ngerapihin ide biar lebih enak dibaca.
Maya: Lanjutkan ya! Kamu jadi motivasi buat teman-teman lain.
Reno: Makasih banyak, May. Dukunganmu bikin semangat!

Kesimpulan

Dari pembahasan panjang tadi, sekarang kamu pasti sudah lebih paham tentang pengertian positive degree. Intinya, positive degree adalah bentuk paling dasar dalam comparison yang dipakai untuk:

  • menyatakan keadaan apa adanya,
  • menunjukkan dua hal yang setara, atau
  • menunjukkan dua hal yang tidak setara dalam bentuk negatif.

Kamu bisa memakai beberapa pola seperti “as … as”, “not as … as”, atau “no less … than”. Penggunaannya fleksibel banget dan sering muncul dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.

Semoga penjelasan ini membantu kamu makin paham tentang pengertian positive degree dan cara pemakaiannya!

Baca artikel lainnya

Pengertian Expression of Like and Dislike beserta Pola dan Contoh