Kalau kita ngomongin grammar bahasa Inggris, ada satu tense yang dipakai hampir setiap hari baik di film, lagu, chat, atau percakapan sehari-hari. Tense itu adalah Simple Future Tense. Karena kita hidup dan bikin rencana untuk masa depan, otomatis tense ini jadi salah satu yang paling sering nongol. Mau ngomongin rencana liburan, janji ke teman, prediksi cuaca, atau niat kecil kayak “nanti aku beli makanan” semuanya butuh Simple Future Tense.

Nah, di artikel panjang ini kita bakal bahas mulai dari pengertian, rumus, fungsi, sampai contoh-contoh yang gampang dipahami. Duduk santai, siapkan camilan, mari kita kupas tuntas.

Apa itu Simple Future Tense?

Secara simpel, Simple Future Tense adalah bentuk kalimat yang dipakai buat ngomongin hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang. Semua kejadian yang belum terjadi sekarang entah yang sudah direncanakan, spontan, atau sekadar tebakan bisa diungkapkan lewat tense ini.

Bayangin kamu lagi mikir, “Nanti malam aku mau nonton film,” atau “Besok aku bakal bangun lebih pagi.” Nah, semua contoh kayak gitu termasuk penggunaan Simple Future Tense.

Contoh simple dalam percakapan sehari-hari:

  • I will check the message later.
  • She will understand the situation eventually.
  • They will be happy with the result.

Kalimat-kalimat itu menunjukkan sesuatu yang belum terjadi sekarang, tapi kemungkinan besar bakal terjadi nanti.

Rumus Simple Future Tense

Dalam Simple Future Tense, rumus utamanya terbagi jadi dua: verbal (kalau ada verb) dan nominal (kalau nggak ada verb utama, biasanya memakai “be”). Kita bahas satu-satu biar jelas.

  1. Rumus Verbal (dengan verb)

Kalau dalam kalimatnya ada kata kerja utama, rumusnya kayak gini:

(+) Subjek + will + V1
(-) Subjek + will not / won’t + V1
(?) Will + subjek + V1?

Contoh baru:

  • (+) We will join the online event tomorrow.
  • (-) He won’t fix the computer today.
  • (?) Will they clean the room later?

Kalau mau lebih formal atau sedikit old-school, shall bisa dipakai untuk subjek I dan we, tapi sekarang lebih jarang.

Contoh:

  • I shall call the manager later.
  • Shall we start now?
  1. Rumus Nominal (tanpa verb)

Kalau kalimatnya tidak memakai kata kerja utama, kita pakai will + be.

(+) Subjek + will + be + complement
(-) Subjek + will not / won’t + be + complement
(?) Will + subjek + be + complement?

Contoh baru:

  • (+) They will be ready in ten minutes.
  • (-) She won’t be at home this evening.
  • (?) Will you be available tonight?

Rumus ini penting kalau mau menggambarkan keadaan, sifat, perasaan, atau posisi seseorang di masa depan.

Fungsi Simple Future Tense

Walaupun kelihatannya sederhana, Simple Future Tense punya banyak fungsi. Masing-masing fungsi ini sering dipakai dalam percakapan santai sampai situasi formal.

Kita bahas satu-satu, lengkap dengan contoh baru biar makin mudah dipahami.

  1. Untuk Prediksi

Kadang kita cuma menebak apa yang bakal terjadi. Saat memprediksi sesuatu, kita bisa pakai Simple Future Tense.

Contoh:

  • It will rain in the afternoon.
  • The shop will get crowded later.

Prediksinya bisa berdasar fakta, feeling, atau tebakan iseng.

  1. Untuk Tindakan Spontan

Kamu pasti pernah tiba-tiba terpikir untuk melakukan sesuatu tanpa rencana. Nah, tindakan spontan juga memakai Simple Future Tense.

Contoh:

  • I’ll grab the charger, wait a second.
  • I’ll answer the door.

Biasanya subjeknya I atau we karena muncul dari keinginan spontan.

  1. Untuk Menyatakan Rencana (be going to)

Kalau rencananya sudah disiapkan sebelumnya, kita bisa pakai be going to yang masih termasuk bentuk Simple Future Tense.

Contoh:

  • I’m going to start a new project next week.
  • They’re going to buy a new sofa.

Ini menunjukkan keputusan sudah dibuat, bukan muncul tiba-tiba.

  1. Untuk Menyatakan Kemauan / Kesediaan

Ketika seseorang menawarkan diri melakukan sesuatu secara sukarela, bentuk ini dipakai.

Contoh:

  • My brother will help you with the bags.
  • I will send the file later today.

Biasanya dipakai buat mengekspresikan niat baik atau kesediaan.

  1. Untuk Perintah atau Arahan

Kadang Simple Future Tense bisa digunakan sebagai bentuk instruksi.

Contoh:

  • You will follow the new rules here.
  • You will stay in your seat until we finish.

Terkesan agak tegas, tapi memang fungsinya untuk memberi arahan.

  1. Untuk Undangan

Kalau kamu mengajak orang lain melakukan sesuatu, kamu bisa pakai bentuk interogatif.

Contoh:

  • Will you join us for lunch?
  • Will you come to the meeting tomorrow?
  1. Untuk Menawarkan Sesuatu

Biasanya menggunakan shall I.

Contoh:

  • Shall I close the window?
  • Shall I help you with the dishes?
  1. Untuk Memberikan Saran

Dalam konteks menyarankan sesuatu, dipakai shall we.

Contoh:

  • Shall we try a different route?
  • Shall we take a break?

Contoh Kalimat Simple Future Tense dalam Berbagai Situasi

Biar makin mantap, berikut beberapa contoh Simple Future Tense dalam berbagai konteks.

  1. Kegiatan Sehari-hari
  • I will wash the car this evening.
  • They will cook dinner together.
  1. Pekerjaan
  • She will submit the report tomorrow.
  • We will finish the design soon.
  1. Pendidikan
  • He will join the study group later.
  • The teacher will explain the topic again.
  1. Percakapan Kasual
  • I’ll text you when I arrive.
  • We’ll meet at the café.

Kesalahan Umum dalam Simple Future Tense

Karena terlihat mudah, banyak orang justru melakukan beberapa kesalahan kecil. Berikut beberapa contoh yang sering terjadi.

  1. Menggunakan V2 Setelah Will

Salah:
She will went home early.

Benar:
She will go home early.

Ingat, setelah will, verb harus bentuk dasar (V1).

  1. Menambah S atau ES Setelah Will

Salah:
He will comes later.

Benar:
He will come later.

  1. Campur Aduk Will dan Going To Tanpa Alasan

Memang dua-duanya bisa dipakai untuk masa depan, tapi fungsinya beda. Going to lebih ke rencana, will lebih ke spontan/prediksi.

Contoh benar:

  • I’m going to visit my aunt this Sunday. (Sudah direncanakan)
  • I’ll visit my aunt someday. (Masih wacana / belum jelas)

Tips Mudah Menguasai Simple Future Tense

Belajar Simple Future Tense sebenarnya gampang banget. Berikut tips biar makin cepat paham:

  1. Biasakan Pakai dalam Percakapan Harian

Misalnya:

  • “Nanti aku will call kamu.”
  • “Besok I will start earlier.”

Semakin sering dipakai, makin natural.

  1. Perhatikan Bedanya dengan Future Continuous dan Future Perfect

Saat belajar grammar level atas, kamu bakal nemu bentuk masa depan lain. Tapi untuk awal, fokus saja pada Simple Future Tense dulu.

  1. Jangan Takut Salah

Bahasa itu tentang kebiasaan. Salah itu wajar, yang penting terus latihan.

Penutup

Itu dia penjelasan lengkap tentang Simple Future Tense, mulai dari pengertian, rumus, sampai fungsi dan contohnya. Tense ini memang penting banget karena hampir setiap hari kita ngomongin tentang masa depan entah itu rencana kecil, keputusan besar, atau prediksi simpel.

Dengan memahami Simple Future Tense, kamu bisa ngobrol dan nulis bahasa Inggris jauh lebih percaya diri. Asal dibiasakan, tense ini bakal terasa sangat natural.

Baca artikel lainnya

Past Perfect Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contoh