Kalau kamu lagi belajar bahasa Inggris, biasanya ada satu materi yang nggak bisa dilewatkan: direct dan indirect speech. Banyak banget yang masih suka bingung karena bentuknya mirip, tapi cara pemakaiannya beda. Makanya, dalam artikel kali ini kita bakal bahas tuntas mulai dari Pengertian Direct and Indirect Speech, aturan-aturannya, sampai contoh lengkap yang gampang dicerna. Pembahasan dibuat serileks mungkin biar kamu nyaman belajar tanpa harus pusing.
Pengertian Direct and Indirect Speech
Untuk memahami semuanya, pertama kita perlu tahu dulu apa itu sebenarnya Pengertian Direct and Indirect Speech.
- Direct Speech (Ucapan Langsung)
Direct speech adalah kalimat yang mengutip ucapan seseorang persis apa adanya, tanpa perubahan kata, tanpa ditambah atau dikurang. Karena bentuknya kutipan langsung, kamu wajib pakai tanda kutip.
Contoh direct speech:
- Rina said, “I am saving money for my new laptop.”
- The coach yelled, “Run faster!”
- My brother asked, “Why are you crying?”
Jadi, kalau kamu langsung nyampein apa yang orang bilang secara verbatim, itu namanya direct speech.
- Indirect Speech (Ucapan Tidak Langsung)
Kebalikan dari direct speech, indirect speech itu ketika kamu mengulang perkataan orang lain, tapi tidak secara langsung, alias sudut pandangnya sudah berubah. Biasanya ada tambahan konjungsi seperti that, if/whether, atau kata-tanya who, what, why, dan sebagainya.
Contoh indirect speech:
- Rina said that she was saving money for her new laptop.
- The coach told us to run faster.
- My brother asked why I was crying.
Dalam artikel ini, frasa Pengertian Direct and Indirect Speech akan terus kita pakai biar kamu makin ingat bahwa keduanya penting banget dalam grammar bahasa Inggris.
Fungsi Direct dan Indirect Speech dalam Percakapan
Sebelum nyemplung ke rumusnya, kita perlu ngerti dulu kenapa materi ini dipakai. Setelah tahu Pengertian Direct and Indirect Speech, kamu pasti sadar bahwa kedua bentuk ini berguna untuk:
- Menyampaikan ulang ucapan orang lain.
- Membuat cerita atau laporan percakapan lebih rapi.
- Memastikan konteks dialog mudah dipahami.
- Membedakan siapa yang bicara dan kapan.
Intinya, materi ini penting banget dalam storytelling, nulis berita, laporan, atau percakapan sehari-hari.
Aturan Utama dalam Indirect Speech
Setelah membahas Pengertian Direct and Indirect Speech, sekarang kita masuk ke aturan dasarnya. Indirect speech punya tiga perubahan inti:
- Perubahan Pronoun (kata ganti)
- Perubahan Tenses
- Perubahan Adverbs of Time & Place (keterangan waktu/tempat)
Semua perubahan ini terjadi kalau kalimat utamanya (main clause) menggunakan past tense, misalnya:
He said, She told me, They asked, dll.
- Perubahan Pronoun dalam Indirect Speech
Karena sudah berubah sudut pandang, pronoun juga ikut berubah. Ini penting banget ketika memahami Direct and Indirect Speech.
Rumus dasar perubahan pronoun:
| Pronoun Direct | Perubahan dalam Indirect |
| I → | menyesuaikan subjek pelapor |
| You → | menyesuaikan objek pelapor |
| My/Your/etc → | mengikuti pemiliknya |
| Others → | menyesuaikan konteks |
Contoh:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| Dina said, “I lost my wallet.” | Dina said that she had lost her wallet. |
| Arif told me, “You should rest.” | Arif told me that I should rest. |
| They said, “Our team is winning.” | They said that their team was winning. |
Pronoun berubah karena siapa yang bercerita juga berubah.
- Perubahan Tenses dalam Indirect Speech
Bagian ini cukup penting saat memahami Direct and Indirect Speech. Kalau main clause-nya bentuk past, maka tenses dalam kutipan biasanya mundur satu langkah.
Perubahan tense umum:
| Direct (Present/Future) | Indirect (Past) |
| Simple present | simple past |
| Present continuous | past continuous |
| Present perfect | past perfect |
| Simple past | past perfect |
| Will | would |
| Can | could |
| May | might |
Contoh:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| I said, “I need some help.” | I said that I needed some help. |
| She asked, “Are you coming?” | She asked if I was coming. |
| The officer said, “You must wait here.” | The officer said that I had to wait there. |
- Perubahan Adverbs (Time & Place)
Ketika mengubah direct ke indirect, keterangan waktu dan tempat juga ikut berubah. Nah, ini juga masih berhubungan dengan Pengertian Direct and Indirect Speech.
Tabel perubahan adverb:
| Direct | Indirect |
| now | then |
| today | that day |
| tomorrow | the next day |
| yesterday | the day before |
| last night | the night before |
| here | there |
| this | that |
| these | those |
| next week | the following week |
Contoh:
| Direct | Indirect |
| He said, “I’ll call you tomorrow.” | He said he would call me the next day. |
| She told me, “We met here yesterday.” | She told me that they had met there the day before. |
| Amir said, “I want these books now.” | Amir said that he wanted those books then. |
Direct vs Indirect Speech dalam Bentuk Kalimat
Setelah memahami Pengertian Direct and Indirect Speech, kita bisa masuk ke contoh jenis kalimat yang biasanya berubah, seperti pernyataan, pertanyaan, & perintah.
- Pernyataan (Statement)
Biasanya memakai konjungsi that (opsional).
Rumus:
Direct → He said, “…”
Indirect → He said (that) …
Contoh:
- Direct: “I love spicy food,” she said.
Indirect: She said (that) she loved spicy food. - Direct: “We’re moving next month,” they said.
Indirect: They said they were moving the following month.
- Pertanyaan (Questions)
1) Yes/No Question
Pakai if/whether.
Contoh:
- Direct: “Do you like coffee?”
Indirect: He asked if I liked coffee. - Direct: “Is your brother home?”
Indirect: She asked whether my brother was home.
2) WH-Questions
Pakai WH-word yang sama.
Contoh:
- Direct: “Where did you go?”
Indirect: She asked where I had gone. - Direct: “Why are you upset?”
Indirect: He asked why I was upset.
- Perintah & Larangan (Commands)
Menggunakan to + V1 untuk perintah, dan not to + V1 untuk larangan.
Contoh:
- Direct: “Close the door!”
Indirect: She told me to close the door. - Direct: “Don’t forget your key!”
Indirect: Dad reminded me not to forget my key.
Tips Mudah Menguasai Direct & Indirect Speech
Agar kamu makin paham setelah mempelajari Pengertian Direct and Indirect Speech, berikut cara cepatnya:
- Fokus pada sudut pandang
Kalau siapa yang bicara berganti, pronoun pasti berubah.
- Ingat rumus “mundur satu langkah”
Semua tense di indirect speech biasanya mundur.
- Perhatikan tanda kutip
Direct selalu pakai tanda kutip, indirect tidak.
- Perhatikan kata keterangan waktu dan tempat
Karena konteksnya berubah, maka keterangan juga ikut berubah.
- Banyak latihan
Bikin sendiri kalimat direct lalu ubah ke indirect, atau sebaliknya.
Contoh Soal & Jawaban Direct-Indirect Speech
Berikut beberapa latihan yang sudah disesuaikan dengan penjelasan Direct and Indirect Speech:
- Pernyataan
Mina said, “I’m finishing my assignment tonight.” Merupakan Direct
Mina said she was finishing her assignment that night. Merupakan Indirect
- Yes/No Question
Sam asked, “Do you know him?” Merupakan Direct
Sam asked if I knew him. Merupakan Indirect
- WH-Question
She asked, “When will you arrive?” Merupakan Direct
She asked when I would arrive. Merupakan Indirect
- Perintah
Mom said, “Clean your room!” Merupakan Direct
Mom told me to clean my room. Merupakan Indirect
- Larangan
The teacher said, “Don’t talk loudly!” Merupakan Direct
The teacher told us not to talk loudly. Merupakan Indirect
Kesalahan Umum dalam Indirect Speech
Setelah tahu Direct and Indirect Speech, jangan lupa bahwa banyak orang sering salah di bagian ini:
- Tidak mengubah tenses
Misalnya “He said, ‘I am busy’” → “He said he was busy”, bukan “is”.
- Lupa mengubah adverb
“today” → “that day”, bukan tetap “today”.
- Salah ubah pronoun
“I” dalam direct belum tentu “I” di indirect.
- Lupa pakai ‘to’ dalam command
“Stop!” → told me to stop.
Mengapa Harus Belajar Direct & Indirect Speech?
Selain paham Direct and Indirect Speech, penting juga ngerti manfaat praktisnya:
- Bikin cerita lebih natural
- Bisa melaporkan ucapan orang lebih akurat
- Berguna dalam dunia kerja (presentasi, laporan, jurnalistik)
- Wajib dikuasai untuk test TOEFL/IELTS
Intinya, ini bukan cuma teori. Skill ini kepake banget di kehidupan nyata.
Kesimpulan
Dalam artikel ini, kita sudah membahas lengkap mulai dari Pengertian Direct and Indirect Speech, rumus-rumus praktis, contoh baru, sampai trik mudah mengubahnya.
Inti yang perlu diingat:
- Direct speech = mengutip ucapan langsung dengan tanda kutip.
- Indirect speech = menceritakan ulang ucapan orang dengan perubahan sudut pandang.
- Harus memperhatikan pronoun, tenses, dan adverb supaya hasilnya benar.
Dengan latihan rutin, kamu pasti bisa memahami materi ini tanpa ribet lagi. Semoga penjelasan ini membantu kamu belajar dengan lebih santai!
Baca artikel lainnya